BIROKRASI

Potensi Luas, Pemkab Bandung Barat Perkuat Usaha Kuliner

×

Potensi Luas, Pemkab Bandung Barat Perkuat Usaha Kuliner

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID — Kabupaten Bandung Barat (KBB) merupakan salah satu wilayah penyangga utama Kota Bandung yang memiliki perkembangan pesat dalam sektor pariwisata, perdagangan, dan ekonomi kreatif.

Dengan meningkatnya jumlah destinasi wisata serta tumbuhnya kawasan hunian dan perbelanjaan, sektor kuliner di KBB mengalami peningkatan permintaan yang signifikan.

Hal ini menjadikan usaha kuliner sebagai salah satu sektor yang paling potensial untuk dikembangkan.

Melihat potensi ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat terus memperkuat sektor kuliner kuliner sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah.

Upaya ini diwujudkan melalui kegiatan peningkatan kapasitas pelaku usaha kuliner yang digelar di Bandung Barat, beberapat Waktu yang lalu.

Wakil Bupati (Wabup) Bandung Barat Asep Ismail mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk membantu para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam meningkatkan kualitas dan daya saing usahanya.

“Kegiatan hari ini saya harapkan dapat menjadi ruang belajar bersama. Kami ingin pelaku usaha kuliner Bandung Barat semakin kuat dalam manajemen usaha dan semakin kreatif dalam inovasi produk,” ungkap Asep.

Menurut Asep, pelaku UMKM harus mampu beradaptasi di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, perubahan perilaku konsumen, percepatan digitalisasi, serta tuntutan terhadap kualitas dan higienitas produk.

“Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM harus adaptif, dan semakin siap memanfaatkan teknologi digital, mulai dari pemasaran, pencatatan keuangan, hingga layanan kepada pelanggan,” terangnya.

Asep juga menekankan pentingnya menjaga nilai budaya dan identitas daerah dalam perkembangan sektor kuliner.

Menurutnya, kuliner tidak hanya berbicara soal makanan, tetapi juga tentang kreativitas, inovasi, serta identitas lokal.

“Kita memiliki potensi yang sangat besar, mulai dari produk tradisional, jajanan khas, hingga kreasi kuliner modern yang digemari generasi muda,” lanjut Asep.

Ia berharap para pelaku usaha kuliner dapat lebih aktif berdiskusi, berkolaborasi, dan membangun jaringan antarpelaku usaha maupun dengan pemerintah.

Langkah itu dinilai penting untuk memperkuat ekonomi lokal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Bandung Barat. ***