KAPOL.ID — Salah satu upaya mewujudkan Kamtibmas, Kapolda Jawa Barat; Irjen Rudi Setiawan menyambangi Pesantren Cipasung, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (27/2/2026). Rombongan tiba di pesantren sekitar pukul 08.30 WIB.
Lokasi penerimaan orang nomor 1 pada kepolisian di Jawa Barat tersebut langsung di kediaman Pimpinan Pesantren Cipasung, K. H. Ubaidillah. Perbincangan hangat berlangsung lebih kurang selama satu jam.
Selepas berbincang di dalam rumah, Kapolda Jawa Barat lantas melaksanakan ziarah ke makam pendiri Pesantren Cipasung. Lanjut meninjau dapur pesantren, sekolah dan tempat lainnya dalam lingkungan pesantren.
Irjen Rudi Setiawan mengaku bahwa pihaknya sengaja berkunjung karena memang sudah mengenal K. H. Ubaidillah dengan baik. Ia bahkan memanggilnya dengan sebutan Abah.
“Pagi ini saya bersilaturahmi kepada Abah saya, K. H. Ubaidillah, Pemimpin Pondok Pesantren Cipasung. Saya mengenal beliau, dan kami tahu bahwa pondok pesantren Cipasung ini kiprahnya buat bangsa sudah sejak zaman kolonial. Sudah banyak tokoh-tokoh dari lulusan Cipasung ini,” ujar Rudi didampingi Kapolres Tasikmalaya, AKBP Wahyu Pristha Utama.
Atas dasar itulah, kata Rudi, selaku Kapolda pembina Kamtibmas ia merasa perlu menjalin kerja sama. Terutama untuk mengajak para santri menjadi orang-orang berakhlak mulia atau karimah.
“Tadi kami diskusikan, kalau 2 ribu santri yang ada di sini kemudian 12 ribu yang pulang pergi dididik akhlak serta karakter kebangsaannya, persatuan, NKRI; alangkah indahnya Jawa Barat dan Indonesia. Karena masyarakatnya mempunyai akhlak yang baik,” lanjut Rudi.
Di samping itu, melalui komunikasi antar pimpinan dua lembaga tersebut; Rudi pada akhirnya menyadari bahwa menjalankan pendidikan di Cipasung tidaklah mudah. Sebagai sebuah Pesantren, salah satunya perlu menyediakan makanan yang begitu banyak.
Sementara untuk meringankan beban itu perlu dukungan serta bantuan banyak pihak. Bahkan, Polda Jawa Barat pun pada kesempatan tersebut turut menyalurkan bantuan sejumlah logistik berupa beras dan lain sebagainya.
“Kebetulan kami hadir di sini, sehingga berkeinginan untuk ikut membantu Cipasung supaya dapat mewujudkan misinya; Mencetak generasi muda yang berakhlak baik. Saya juga malah penasaran ingin melihat dapurnya, tempat menyediakan makanan untuk ribuan orang santri,” pungkas Rudi.
Adapun dari pihak pesantren, K. H. Ubaidillah mengaku bangga dan bahagia atas kedatangan Kapolda Jawa Barat. Sehingga dapat berdiskusi secara langsung tentang bagaimana agar santri tumbuh berakhlak baik.
“Insya Allah kami akan bersinergi dengan pihak kepolisian. Terakhir tadi saya meminta agar jika nanti ada santri yang mau menjadi polisi, Pak Kapolda dapat turut membantu memfasilitasinya dengan baik,” kata K. H. Ubaidillah.












