BISNIS

Hujan Deras Guyur Cianjur, Perjalanan KA Siliwangi Relasi Cipatat-Sukabumi Terganggu

×

Hujan Deras Guyur Cianjur, Perjalanan KA Siliwangi Relasi Cipatat-Sukabumi Terganggu

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Cianjur pada Minggu sore, (5/4/2026), berdampak pada terganggunya jadwal perjalanan kereta api.

Jalur rel di petak jalan antara Cianjur – Cibeber, tepatnya di KM 87+8/9, terendam genangan air yang cukup tinggi hingga tidak aman untuk dilalui kereta api

​Akibat kondisi alam tersebut, KA Siliwangi (345) relasi Cipatat – Sukabumi terpaksa harus menghentikan perjalanannya sementara waktu. Hingga berita ini diturunkan, rangkaian kereta masih tertahan di Stasiun Cianjur menunggu air surut dan jalur dinyatakan kembali laik jalan.

​Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, membenarkan adanya kendala operasional tersebut. Pihaknya bergerak cepat melakukan pemantauan di lokasi genangan guna memastikan keselamatan penumpang.

​“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Keputusan menahan perjalanan KA Siliwangi semata-mata demi keselamatan dan keamanan. Kami tidak ingin mengambil risiko karena genangan air di jalur rel sangat membahayakan jika dipaksakan melintas,” ujar Kuswardojo. Minggu (5/4/2026)

​Pantauan di lapangan, para petugas KAI terus bersiaga dan berkoordinasi untuk memantau penurunan debit air di titik terdampak. Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak Daop 2 Bandung memberikan kompensasi bagi para penumpang yang terdampak keterlambatan.

​Bagi warga atau pelanggan yang tidak bisa menunggu terlalu lama, KAI memberikan opsi:

​Pembatalan Tiket: Pengembalian bea 100% (di luar biaya pemesanan).
​Service Recovery: Pemberian kompensasi bagi penumpang yang memilih tetap menunggu keberangkatan di Stasiun Cianjur.

​”Kami terus berupaya agar kondisi lintas kembali normal secepat mungkin. Kami ucapkan terima kasih atas kesabaran para pelanggan,” tambah Kuswardojo.

​Pihak KAI mengimbau agar calon penumpang tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di stasiun, serta memantau informasi resmi jika ada perkembangan terbaru terkait normalisasi jalur Cianjur – Cibeber tersebut. (Jm)