KAPOL.ID – Seorang ibu rumah tangga, Nyi Dede Renawati (45), warga Kampung Kadupandak, Desa Serang, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, dilaporkan hilang misterius sejak Sabtu (11/4/2026).
Pihak keluarga bersama aparat kepolisian kini tengah melakukan pencarian intensif setelah Dede tak kunjung kembali ke rumah usai berpamitan hendak pergi ke arah Singaparna.
Kapolsek Salawu, AKP H. Dedi Darsono, membenarkan adanya laporan orang hilang tersebut. Menurutnya, berdasarkan keterangan saksi, Dede terakhir kali terlihat meninggalkan rumah sekitar pukul 10.56 WIB.
”Pada hari Sabtu itu, yang bersangkutan sempat minta diantarkan oleh anaknya sampai ke pinggir jalan raya. Kepada anaknya, ia mengaku mau pergi ke Singaparna,” ujar AKP Dedi Darsono, Selasa (14/4/2026).
Kekhawatiran keluarga memuncak saat Dede tidak pulang hingga Sabtu malam. Upaya pencarian mandiri oleh warga dan keluarga pun belum membuahkan hasil, hingga akhirnya kasus ini dilaporkan ke Mapolsek Salawu.
”Kami bersama warga langsung bergerak melakukan pencarian dan menggali keterangan dari pihak keluarga. Namun, sampai Selasa ini, keberadaannya belum ditemukan,” tambahnya.
Tim penyidik kepolisian sempat melacak jejak Dede melalui rekaman CCTV. Pada Sabtu siang sekitar pukul 11.05 WIB, Dede terekam berada di sebuah minimarket dengan membawa tas ransel. Setelah keluar dari minimarket tersebut, jejaknya sempat terputus.
Namun, titik terang muncul dari rekaman CCTV lain di kawasan pusat kota.
”Minggu malam sekitar pukul 22.00 WIB, terpantau di CCTV ia sedang duduk sendirian di teras Kaum (Masjid Besar) Singaparna. Jadi, kecil kemungkinan ia pergi dengan orang lain, karena terlihat sendiri,” ungkap Kapolsek.
Kepergian Dede menyisakan duka mendalam bagi suaminya. Ia mengaku saat kejadian sedang tidak berada di rumah dan menyebut selama ini hubungan rumah tangga mereka dalam kondisi harmonis tanpa ada pertengkaran.
”Waktu dia pergi saya sedang tidak di rumah. Saya tidak tahu alasannya apa, karena rumah tangga kami baik-baik saja,” ujarnya sambil menitikkan air mata.
Ibu dari tiga anak ini memilik ciri-ciri fisik: kulit sawo matang, tinggi badan sekitar 145 cm, dan rambut hitam pendek. Saat meninggalkan rumah, ia mengenakan baju tunik cokelat motif salur, celana levis putih polos, serta kerudung motif catur. Ia juga membawa tas ransel hitam berisi pakaian.
”Kami sangat mengharapkan istri saya cepat kembali dengan selamat. Saya dan anak-anak sangat menunggunya di rumah,” pungkas sang suami.
Pihak kepolisian mengimbau bagi masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaan orang dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor ke kantor polisi terdekat. (Jae)












