KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Kebutuhan akan akses internet cepat kini tidak lagi hanya mendominasi kawasan kota besar. Menjawab tantangan digitalisasi di daerah, layanan Internet Rakyat secara resmi hadir dan mulai beroperasi di wilayah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Kehadiran layanan ini diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat setempat dalam memenuhi kebutuhan informasi, komunikasi, hingga mendukung sektor ekonomi digital.
Saat ini, jangkauan Internet Rakyat telah mencakup sejumlah wilayah strategis, di antaranya area Ciamis Kota dan Cihaurbeuti, dengan rencana ekspansi jaringan ke wilayah lain secara bertahap.
Keunggulan dan Penawaran Paket
Berbeda dengan penyedia jasa internet (ISP) konvensional, Internet Rakyat menawarkan spesifikasi teknis yang kompetitif dengan harga yang relatif terjangkau. Beberapa poin utama layanan mereka meliputi:
Kecepatan akses hingga 100 Mbps, yang diklaim mumpuni untuk aktivitas streaming video berkualitas tinggi, rapat daring (online meeting), hingga kebutuhan gaming.
Paket berlangganan dipatok sebesar Rp100.000 per bulan.
Layanan ini berbasis nirkabel (wireless), sehingga pelanggan dibebaskan dari biaya pemasangan serta biaya sewa modem.
Sebagai bagian dari penetrasi pasar, tersedia program gratis biaya berlangganan untuk bulan pertama.
Untuk menunjang transparansi dan kemudahan pengguna, Internet Rakyat juga meluncurkan aplikasi khusus.
Melalui aplikasi tersebut, pelanggan dapat memantau status pendaftaran, jadwal instalasi, hingga melakukan transaksi pembayaran dalam satu platform terintegrasi.
“Layanan ini dirancang untuk menjadi solusi ideal bagi keluarga maupun pelaku usaha kecil yang membutuhkan internet handal guna mendukung produktivitas sehari-hari,” tulis keterangan dalam rilis resmi tersebut.
Masyarakat Kabupaten Ciamis yang ingin melakukan aktivasi layanan dapat menempuh dua jalur resmi antara lain :
Daring: Melalui situs resmi di internetrakyat.id.
Mitra Distribusi: Menghubungi PT Kuala Karya Karisma selaku mitra resmi di wilayah Ciamis melalui nomor layanan 0851-1950-4499.
Dengan masuknya penyedia layanan internet alternatif ini, persaingan infrastruktur digital di tingkat kabupaten diharapkan semakin sehat dan mampu mempercepat pemerataan akses informasi bagi seluruh lapisan masyarakat.***











