KAPOL.ID – Seorang lansia bernama Subi (90) dilaporkan hilang misterius saat mencari ikan di aliran Sungai Tarum Timur, Dusun Barugbug RT 14 RW 05, Desa Karanghegar, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Hingga kini, keberadaan warga setempat tersebut masih dalam pencarian intensif tim SAR gabungan.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, membenarkan adanya peristiwa membahayakan manusia tersebut. Pihaknya mengaku baru menerima laporan resmi pada Minggu (17/05/2026) pagi dari Kepala Unit Siaga SAR Karawang.
”Setelah menerima informasi, kami langsung bergerak cepat melakukan koordinasi dengan unsur terkait di lapangan. Satu tim rescue juga sudah kami berangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian terhadap korban,” ungkap Ade Dian Permana saat dikonfirmasi, Minggu (17/05/2026).
Based on information gathered di lapangan, petaka yang menimpa kakek berusia hampir satu abad ini bermula pada Sabtu (16/05/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, sejumlah saksi mata sempat melihat korban tengah beraktivitas mencari ikan di pinggiran Sungai Tarum Timur.
Namun selang beberapa lama, korban tak kunjung muncul kembali ke permukaan air. Kecurigaan pun muncul. Seorang pedagang kerupuk yang biasa mangkal di sekitar lokasi kejadian langsung melaporkan keanehan tersebut kepada warga sekitar.
Sempat ada upaya mandiri dari warga setempat. Mereka bergotong-royong menyisir radius 20 meter dari titik terakhir korban terlihat. Namun, karena keterbatasan alat dan arus sungai, upaya tersebut tidak membuahkan hasil hingga akhirnya dilaporkan ke pihak berwajib.
Menindaklanjuti laporan itu, Tim Rescue Kantor SAR Bandung langsung tancap gas menuju lokasi pada pukul 06.10 WIB menggunakan rescue truck. Tim dibekali dengan peralatan SAR air lengkap, alat komunikasi, serta perlengkapan keselamatan personel, dan diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 09.07 WIB.
Operasi kemanusiaan ini tidak dilakukan sendirian. Unsur SAR gabungan langsung merapat ke lokasi, mulai dari personel Kantor SAR Bandung, Polsek Pabuaran, BPBD Kabupaten Subang, Damkar Kabupaten Subang, hingga relawan dari IEA Kabupaten Subang.
Ade Dian menegaskan, proses pencarian akan dilakukan secara komprehensif dengan memetakan titik-titik krusial di sepanjang aliran sungai.
”Kami bersama unsur SAR gabungan akan melaksanakan upaya pencarian secara maksimal. Fokus kami adalah menemukan korban secepatnya, dengan tetap memperhatikan keselamatan seluruh personel yang bertugas di lapangan,” tegas Ade
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih berjibaku melakukan penyisiran di sepanjang Sungai Tarum Timur. Nasib kakek Subi pun masih menjadi tanda tanya besar. (ZS)










