KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Salah seorang jamaah haji asal Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kloter 29 KJT, Hasanah mengungkapkan rasa syukur dan harunya setelah mendapatkan kesempatan melaksanakan salat Dhuha serta berdoa langsung di hadapan Ka’bah Baitullah di Masjidil Haram, Selasa (19/05/2026).
Hasanah mengatakan, kegiatan ibadah tersebut diikuti bersama jamaah KBIHU Al-Multazam dan jamaah mandiri yang dipimpin oleh KH. Asep Fuad serta didampingi pengurus harian Kabupaten Sumedang, KH. Shohibin.
“Alhamdulillah hari ini kami bisa mengikuti salat Dhuha bersama jamaah Al-Multazam dan jamaah mandiri. Kami berangkat pukul 07.00 pagi waktu Arab Saudi menggunakan bus sholawat nomor 21 menuju Terminal Ajyad,” ujar Hasanah.
Setelah tiba di terminal, para jamaah berjalan kaki menuju pelataran Masjidil Haram melalui Gerbang King Abdul Aziz hingga akhirnya tiba di depan Ka’bah Baitullah.
“Dengan penuh kekhusyukan kami dibimbing untuk berdoa bersama setelah melaksanakan salat Dhuha. Kami memohon agar seluruh hajat dan cita-cita dikabulkan Allah SWT,” katanya.
Momen yang paling berkesan bagi Hasanah dan jamaah lainnya adalah ketika diberikan kesempatan untuk berdoa di tempat mustajab sekaligus menyentuh dinding Ka’bah.
“Kami bisa menyentuh dinding Ka’bah bersama jamaah lainnya. Dengan penuh tangis dan haru kami berdoa sambil meneteskan air mata. Setelah 11 tahun menanti, akhirnya Allah memberikan kesempatan yang sangat indah ini,” ungkapnya.
Menurutnya, pengalaman spiritual tersebut akan menjadi momen yang tak terlupakan sepanjang hidup.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pembimbing yang telah mendampingi rangkaian ibadah para jamaah selama berada di Tanah Suci.
“Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada KH. Asep Fuad selaku pembimbing haji dari Al-Multazam dan KH. Shohibin yang telah membimbing rangkaian ibadah salat Dhuha kami pagi tadi,” tuturnya.
Hasanah menambahkan, selepas salat Magrib waktu Arab Saudi, para jamaah dijadwalkan melaksanakan ibadah umrah sunah yang kembali dipandu oleh pembimbing haji.
Ia pun memohon doa dari masyarakat Sumedang agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kelancaran selama menjalankan ibadah haji.
“Mohon doanya agar kami semua diberikan kesehatan, kemudahan, dan kelancaran dalam menjalankan ibadah. Cuaca di Tanah Suci Mekkah cukup panas dan banyak jamaah yang mengalami flu, demam, serta batuk,” katanya.
Sementara itu, Pembimbing KBIHU Multazam Tanjungsari Kabupaten Sumedang, KH. Asep Fuad menyampaikan rasa syukur atas kelancaran ibadah jamaah.
“Alhamdulillah salat Dhuha di Masjidil Haram sekaligus doa bersama dan menyentuh Ka’bah Baitullah berjalan lancar. Semoga seluruh doa jamaah diqobul maqbul oleh Allah SWT,” ujarnya.












