KAPOL.ID –
Industri kreatif dan komedi tunggal di Kota Tasikmalaya kembali menggeliat. Komunitas Stand Up Indo Tasikmalaya menggelar workshop stand up comedy pertama untuk umum di Kopi Siloka Lab, Jalan Ir. H. Juanda, Kota Tasikmalaya.
Lebih dari 20 peserta dari berbagai kalangan yang ingin belajar langsung seni mengocok perut penonton di atas panggung.
Ketua Komunitas Stand Up Indo Tasikmalaya, Serangan Fajar, mengungkapkan agenda ini memegang peranan penting bagi eksistensi komunitas dan seni komedi di daerah.
“Acara ini sengaja kami gelar untuk memperkenalkan kembali kesenian stand up comedy di Tasikmalaya.”
“Kami ingin menggali potensi dan bakat terpendam dari warga Tasikmalaya yang punya ketertarikan untuk menjadi komika,” ujar Serangan Fajar di sela-sela acara.
Selama workshop, para peserta dibekali materi fundamental mengenai dunia komedi tunggal. Fokus utamanya adalah membedah teknik dan cara penulisan naskah komedi.
Mulai dari mencari keresahan, menentukan premis hingga mengeksekusi punchline.
Serangan Fajar menambahkan, workshop ini merupakan rangkaian awal menuju perhelatan akbar Stand Up Nite (SUN) ke-2 Stand Up Indo Tasikmalaya.
Even akbar tersebut direncanakan akan membawa panggung komedi berskala nasional ke Tasikmalaya.
Diantaranya menghadirkan tiga komika papan atas Ridwan Remin (Juara SUCI 7 Kompas TV), Egi Haw (Juara Roasting Polri) dan Harry Hartanto (Komika Tasikmalaya yang karirnya sudah menasional).
“Kegiatan ini bisa melahirkan regenerasi komika yang konsisten, segar, dan berkarakter dari Tasikmalaya.”
“Sehingga bakat-bakat lokal tidak hanya berhenti di tingkat komunitas tetapi mampu menembus industri hiburan,” katanya. ***












