BISNIS

Libur Panjang, Volume Penumpang Commuter Line di Bandung Raya Melonjak

×

Libur Panjang, Volume Penumpang Commuter Line di Bandung Raya Melonjak

Sebarkan artikel ini

KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) –Memasuki hari terakhir libur panjang (long weekend), aktivitas di Stasiun Bandung tampak mengalami lonjakan signifikan. Tidak hanya dipadati oleh penumpang perjalanan antarkota, pergerakan masyarakat yang menggunakan moda transportasi dalam kota pun ikut meningkat drastis pada Senin (1/6/2026).

​Peningkatan volume penumpang pada momen libur panjang kali ini tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan hari libur biasa. Fenomena ini dipicu oleh masifnya aktivitas masyarakat setempat yang bepergian di dalam kota, baik untuk berwisata maupun keperluan sehari-hari.

​VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda mengungkapkan, tren positif ini terlihat jelas dari data manifestasi penumpang sepanjang bulan Mei 2026.

​“Sepanjang Mei 2026 ini, peningkatan pengguna Commuter Line Bandung Raya tercatat sebesar 3,2 persen jika dibanding volume pengguna pada hari libur biasa, atau total rata-rata sebanyak 37.285 orang per hari,” ujar Karina dalam keterangan resminya.

​Tidak hanya jalur Bandung Raya, pergerakan masyarakat yang memanfaatkan layanan kereta komuter jarak menengah, seperti Commuter Line Garut, juga menunjukkan grafik kenaikan yang serupa selama periode libur panjang ini.

​“Rata-rata sebanyak 10.427 pengguna tiap harinya, atau meningkat 5,8 persen jika dibanding hari libur biasa,” tambah Karina.

​Kondisi serupa juga terjadi pada layanan Commuter Line Walahar yang terintegrasi langsung dengan Commuter Line Jabodetabek serta KA Jarak Jauh. Tercatat, rata-rata penumpang harian mencapai 15.261 orang, alias naik sekitar 4,4 persen dari rata-rata volume akhir pekan biasa.

​Faktor Keunggulan Moda Transportasi
​Tingginya minat masyarakat beralih ke moda transportasi berbasis rel ini bukan tanpa alasan. Faktor harga tiket yang ramah di kantong, aksesibilitas yang mudah, jaminan bebas macet, serta integrasi antarmoda menjadi daya tarik utama.

​Saat ini, stasiun-stasiun integrasi seperti Stasiun Bandung, Padalarang, Cimahi, dan Kiaracondong menjadi titik paling padat yang mempertemukan penumpang lokal dengan pengguna KA Jarak Jauh maupun Kereta Cepat Whoosh.

​Langkah Antisipasi dan Pelayanan Ekstra
​Guna mengantisipasi terjadinya penumpukan penumpang di area stasiun, pihak KAI Commuter telah menyiagakan personel tambahan di lapangan. Fokus utama petugas adalah melakukan rekayasa alur keluar-masuk penumpang (passenger flow), khususnya di area gate stasiun keberangkatan dan tujuan.

​Selain kesiapan personel, KAI Commuter juga mengoptimalkan armada dengan mengoperasikan total 58 perjalanan di seluruh lintas. Fasilitas penunjang di stasiun seperti toilet, ruang laktasi, serta akses khusus bagi pengguna prioritas dan anak-anak turut dipastikan berfungsi optimal demi kenyamanan liburan keluarga.

​“KAI Commuter mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mempercayakan perjalanan mereka bersama Commuter Line selama libur panjang ini,” pungkas Karina. (JM)