KANAL

Cipatat Menggila di Kebon Dalem: Bungkam RW 06, RW 02 Sah Jadi Raja Sepak Bola Sekarwangi

×

Cipatat Menggila di Kebon Dalem: Bungkam RW 06, RW 02 Sah Jadi Raja Sepak Bola Sekarwangi

Sebarkan artikel ini

KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) –  Lapang Kebon Dalem, Desa Sekarwangi, Kecamatan Buahdua bergetar. Ratusan pasang mata menjadi saksi bisu kedigdayaan kesebelasan RW 02 Cipatat saat menasbihkan diri sebagai raja baru sepak bola Desa Sekarwangi.

Lewat performa impresif yang menggila, skuad Cipatat sukses membungkam rival sengit mereka, RW 06 Dusun Lebaknaga, dalam partai puncak Kades Cup 2026, Rabu (1/7/2026) sore.

Laga bertajuk derbi adu gengsi antar-RW ini menyajikan tensi tinggi sejak peluit pertama dibunyikan. Namun, kematangan taktik dan mental baja anak-anak Cipatat gagal dibendung. Dengan kemenangan meyakinkan skor 2-0, RW 02 Cipatat resmi mengunci trofi juara, sekaligus memaksa RW 06 Lebaknaga puas menyandang predikat runner-up.

Pantauan di lokasi, atmosfer laga final ini benar-benar luar biasa. Area sekitar Lapang Kebon Dalem disesaki oleh lautan suporter kedua tim, simpatisan, hingga pencinta sepak bola dari desa tetangga yang berbondong-bondong berburu hiburan berkelas di Kecamatan Buahdua.

Kepala Desa Sekarwangi, H. Ade Nanan atau yang akrab disapa Kuwu Obri menyebut turnamen yang diikuti oleh 6 kesebelasan terbaik ini merupakan agenda tahunan desa yang dinanti. Selain menyuguhkan pesta rakyat, kompetisi tahun ini terasa lebih sakral karena digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80.

“Digelarnya pertandingan persahabatan sepak bola antar-RW ini tiada lain untuk mempererat persaudaraan antar-warga dan mengolahragakan masyarakat,” ujar Obri bersemangat sebelum sepak mula (kick-off) babak final.

Di balik rivalitas sengit di lapangan hijau, Kades Cup Desa Sekarwangi tahun ini menyisipkan cerita unik yang mencuri perhatian. Pihak panitia tidak hanya menyiapkan trofi tetap, melainkan juga mengapresiasi peluh keringat para juara dengan hadiah komoditas lokal berupa hewan ternak.

“Kegiatan pertandingan sepak bola tahun ini kami sudah menyiapkan berupa piala, juga hadiah kejuaraan yaitu berupa domba untuk setiap kesebelasan,” ungkap Kuwu Obri

Meski seluruh tim yang masuk jajaran juara berhak membawa pulang domba, Obri menambahkan bahwa bobot dan nilai hadiah tersebut tetap disesuaikan secara proporsional dengan peringkat yang diraih masing-masing kesebelasan.

Hingga peluit panjang ditiupkan wasit, turnamen berakhir dengan aman, tertib, dan kondusif. Kemenangan RW 02 Cipatat tidak hanya melahirkan juara baru, tetapi juga menjadi panggung pembuktian kompaknya warga Desa Sekarwangi dalam menjaga sportivitas tinggi.*( Supriadi )*