KABAR POLISI

Terpeleset dari Tebing 5 Meter, Anak Laki-Laki di Salawu Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sungai

×

Terpeleset dari Tebing 5 Meter, Anak Laki-Laki di Salawu Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sungai

Sebarkan artikel ini

KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Seorang anak laki-laki bernama Sulaeman Alfarizi (12), warga Kampung Jaerun, Desa Serang, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, ditemukan tewas tenggelam di aliran Sungai Ciulan, Senin (12/7/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

​Nasib nahas yang menimpa korban terjadi tepatnya di area Leuwi Cikalukur. Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika korban bersama 10 orang temannya berniat melepas penat dengan mandi beramai-ramai di sungai tersebut.

​Kapolsek Salawu, AKP H. Dedi Darsono, membenarkan adanya insiden tragis tersebut. Menurut keterangan saksi di lokasi yang juga rekan-rekan korban, debit air Sungai Ciulan saat itu kondisinya terbilang tenang dan tidak membahayakan.

​”Saat itu sepulang sekolah, ada sebelas orang anak yang berniat mandi di Sungai Ciulan. Memang pada saat itu airnya tidak terlalu deras,” ungkap AKP Dedi Darsono.

​Namun, petaka datang ketika korban tiba-tiba nekat memanjat tebing setinggi kurang lebih 5 meter yang berada di pinggiran aliran sungai. Nahas, saat sudah berada di puncak tebing, keseimbangan korban goyah.

​”Ketika sudah berada di atas tebing tersebut, kakinya terpeleset lalu jatuh ke dasar sungai. Tubuhnya sempat menimpa batu sebelum akhirnya langsung tenggelam,” terang Kapolsek.

​Melihat temannya terperosok dan hilang ditelan arus bawah, teman-teman korban sontak panik dan berteriak histeris meminta pertolongan. Teriakan tersebut didengar oleh Erpan, seorang warga yang kebetulan sedang menggembalakan kerbau tak jauh dari lokasi kejadian.

​Tanpa pikir panjang, Erpan langsung berlari dan melompat ke dalam sungai yang diperkirakan sedalam 5 meter tersebut untuk melakukan penyelamatan. Namun, pencarian awal tidak membuahkan hasil.

​Sekitar satu jam berselang, tubuh korban akhirnya muncul dan mengambang di permukaan air bagian pinggir sungai. Erpan pun segera mengevakuasi tubuh korban ke daratan. Namun nahas, saat diperiksa, Sulaeman diketahui sudah tidak bernyawa.
​Peristiwa ini langsung membuat geger warga sekitar yang berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian. Anak-anak yang selamat segera memberitahukan kejadian tersebut kepada warga setempat.

​Oleh warga, jenazah korban kemudian diantar ke rumah orang tuanya. Pihak keluarga dibantu warga setempat langsung berkoordinasi dengan Puskesmas dan Polsek Salawu. (Adji Shg)