PONTIANAK, KAPOL.ID – Konsolidasi organisasi alumni Pesantren Miftahul Huda Manonjaya Tasikmalaya mencapai momentum krusial di Kalimantan Barat.
Pimpinan Umum Pesantren Miftahul Huda secara langsung melantik kepengurusan Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Himpunan Alumni Miftahul Huda (HAMIDA) Kalimantan Barat, bersama jajaran Dewan Perwakilan Kabupaten (DPK) HAMIDA Kalimantan Barat I dan II di Pontianak.
Pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) HAMIDA, antara lain Sekretaris Umum DPP HAMIDA KH. Muhammad Nurdin, Ketua Departemen Hukum dan Advokasi KM. Irpan Huda, S.H., serta Murobby DPW HAMIDA Kalimantan Barat KH. Muhammad Syadili.
Amanah Strategis dan Penguatan Ukhuwah
Pelantikan ini menjadi pijakan strategis dalam memperluas jangkauan pengabdian alumni di wilayah Kalimantan Barat. Kehadiran struktur DPW dan DPK diharapkan mampu memperkuat pergerakan alumni dalam mengawal nilai-nilai keislaman serta kebangsaan secara konsisten.
Sekretaris Umum DPP HAMIDA, KH. Muhammad Nurdin, menegaskan bahwa pembentukan struktur di tingkat daerah bukan sekadar formalitas administrative, melainkan manifestasi dari perpanjangan nilai-nilai pesantren di tengah masyarakat.
Menurutnya, HAMIDA harus mampu menjadi ruang inklusif yang adaptif terhadap dinamika zaman dengan tetap berlandaskan pada prinsip kalimah thoyyibah.
Pada kesempatan yang sama, KH. Muhammad Syadili menekankan pentingnya menginternalisasi nilai ukhuwah (persaudaraan) dan mu’awanah (tolong-menolong) sebagai fondasi utama pergerakan pengurus baru dalam menjalankan roda organisasi.
Pesan Pimpinan Umum dan Arahan Khusus
Kehadiran Pimpinan Umum Pesantren Miftahul Huda Manonjaya beserta istri memberikan bobot moril yang signifikan bagi seluruh jajaran pengurus yang dilantik.
Dalam amanatnya, Pimpinan Umum menggarisbawahi pentingnya menjaga integritas serta nama baik almamater di mana pun alumni berkiprah.
Alumni diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah sekaligus pelopor dalam pembangunan masyarakat.
Pimpinan Umum juga mengingatkan kembali urgensi memegang teguh nilai ketakwaan serta menjiwai Tri Program Pesantren Miftahul Huda, yakni mencetak sosok muttaqin, imamal muttaqin, dan ulamaul ‘amilin.
Rangkaian acara ditutup dengan pembacaan Surat Keputusan kepengurusan, penandatanganan pakta integritas, serta doa bersama.
Pelantikan ini menandai langkah baru DPW HAMIDA Kalimantan Barat dalam mengabdi kepada umat dan bangsa, sejalan dengan visi mewujudkan Syahsiyah Thoyyibah demi Indonesia yang berkemajuan.***











