KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Sempat tertahan akibat ganjalan administratif, denyut nadi pembangunan dan peningkatan ruas Jalan Burujul–Sanca di Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang, akhirnya resmi dilanjukan kembali.
Guna memastikan seluruh tahapan teknis pengerjaan di lapangan berjalan mulus tanpa kendala berarti, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Buahdua bergerak cepat menginisiasi rapat koordinasi (rakor). Forum strategis yang mempertemukan pihak kontraktor, jajaran pemerintah desa, hingga perwakilan masyarakat tersebut dipusatkan di Aula Desa Gendereh, Sabtu (18/9/2026).
Rakor penting yang dikomandoi langsung oleh Camat Buahdua, H. Kiki Hakiki, S.Ag., M.M., itu tampak dihadiri oleh Kepala Desa Gendereh, Kepala Desa Ciawitali, serta elemen pengguna jalan. Termasuk di dalamnya, perwakilan penyedia jasa angkutan khusus karyawan PT Taekwang Subang yang notabene setiap hari melintasi jalur vital tersebut.
Dalam arahannya, Camat Kiki Hakiki menekankan urgensi sinergi, kolaborasi, serta soliditas lintas sektor demi mengawal suksesnya mega proyek infrastruktur di wilayahnya.
”Proses pembangunan Jalan Burujul–Sanca saat ini sudah kembali berjalan. Kami berharap pengerjaannya berjalan lancar sesuai harapan bersama. Kepada masyarakat dan para pengguna jalan, kami memohon maaf apabila kelancaran lalu lintas sedikit terganggu selama proses konstruksi. Mengenai teknis pengaturan lalu lintas, nantinya akan diatur secara fleksibel di lapangan,” ungkap H. Kiki Hakiki.
Nada serupa juga disuarakan aparat penegak hukum setempat. Kapolsek Buahdua, AKP Agus Nurjaman, menggarisbawahi pentingnya manajemen rekayasa lalu lintas yang efektif. Menurutnya, koordinasi ketat antara pihak pelaksana di lapangan dengan petugas pengatur jalan menjadi benteng utama guna meredam potensi kemacetan maupun risiko kecelakaan.
Sementara itu, dari ranah teknis operasional, Manager Lapangan Santo selaku perwakilan kontraktor pelaksana membeberkan bahwa instrumen alat berat dan pekerjaan fisik sejatinya telah digenjot sejak sepekan ke belakang.
Berdasarkan rencana kerja, proyek dengan bentangan total mencapai 3,6 kilometer ini bakal diprioritaskan lewat tahap pengaspalan (hotmix) sepanjang 1,5 kilometer di fase awal. Selanjutnya, pengerjaan digeber pada segmen sisa sepanjang 2,1 kilometer. Tak hanya itu, paket pengerjaan juga mencakup penanganan khusus berupa pembetonan (rigid pavement) pada titik krusial sepanjang kurang lebih 300 meter.
”Kami dari pihak kontraktor memohon doa restu serta kerja sama dari seluruh elemen masyarakat agar proses pengerjaan proyek ini dapat rampung dengan kualitas terbaik dan tepat waktu,” cetus Santo.
Angin segar kembalinya aktivitas proyek ini kontan disambut gegap gempita oleh para pelaku transportasi dan pengguna jalan. Kuwu Ajo, representasi dari kalangan pengusaha angkutan, melayangkan apresiasi setinggi-tingginya. Ia menyebut, infrastruktur jalan yang mulus dan mantap sudah sangat lama dirindukan demi mendongkrak roda mobilitas harian warga Buahdua.
Sebagai catatan, proyek peningkatan akses Jalan Burujul–Sanca Buahdua ini diguyur pendanaan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Dana tersebut mengalir melalui instrumen skema Inpres Jalan Daerah (IJD) dengan total nilai investasi fantastis mencapai Rp3,6 miliar.
Sebelumnya, kesiapan serta grand design proyek strategis ini pun telah mendapat atensi dan ditinjau langsung ke lokasi oleh Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, didampingi PPK Jabar 4.3 serta jajaran Forkopimcam Buahdua, Jumat (17/9/2026) kemarin. ***












