KAPOL.ID — Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang resmi mengalami penyesuaian jadwal. Agenda politik internal yang semula dirancang bergulir pada 22 September 2026 tersebut kini resmi digeser ke bulan Oktober mendatang.
Penundaan ini dipastikan bertepatan dengan adanya instruksi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang mewajibkan seluruh anggota Fraksi Golkar mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bintek) di Yogyakarta.
Ketua DPD Golkar Kabupaten Sumedang, Sidik Jafar, membenarkan pergeseran agenda internal partai tersebut saat dikonfirmasi.
“Iya benar, diundur ke bulan Oktober,” ujar Sidik Jafar melalui pesan singkat, Senin (21)9). Ia menjelaskan bahwa penundaan ini berkaitan langsung dengan prioritas agenda dari tingkat pusat yang wajib dilaksanakan oleh jajaran legislatif partai.
“Kita khususnya Fraksi Golkar akan mengikuti BINTEK di Yogyakarta yang diinstruksikan dari DPP GOLKAR, seluruh anggota fraksi wajib ikut,” tambahnya.
Secara mekanisme organisasi, kewenangan penuh mengenai penyesuaian maupun penetapan jadwal pelaksanaan Musda berada di tangan DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat. Pergeseran waktu ke bulan Oktober ini sekaligus memberikan momentum bagi panitia dan pengurus daerah untuk mematangkan persiapan teknis kepanitiaan serta menjaga ritme konsolidasi organisasi.
Di samping pemenuhan agenda Bintek, tenggat waktu tambahan ini sepertinya dimanfaatkan Steering Committee (SC) Musda XI untuk merapikan seluruh proses administratif secara cermat. Fokus utama tertuju pada tuntasnya mekanisme penjaringan, verifikasi syarat administrasi bakal calon, hingga kepastian ketetapan hukum mengenai status beberapa Pengurus Kecamatan (PK) yang saat ini diduga masih diampu oleh Pelaksana Tugas (Plt).
Langkah penataan internal dan penguatan legalitas ini dinilai sangat krusial guna memastikan seluruh tahapan pemungutan suara berjalan akuntabel, sekaligus menjaga keharmonisan serta soliditas kader Beringin di Sumedang sebelum resmi menentukan nakhoda kepemimpinan periode berikutnya.***






