KANAL

Luncurkan Aplikasi EPISODE, Sekda Sumedang Tegaskan Pentingnya Integrasi Layanan Kesehatan Digital

×

Luncurkan Aplikasi EPISODE, Sekda Sumedang Tegaskan Pentingnya Integrasi Layanan Kesehatan Digital

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang, Tuti Ruswati, menegaskan pentingnya integrasi sistem digital di lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumedang.

Kehadiran aplikasi anyar bernama Elektronik Posyandu Siklus Hidup (EPISODE) diharapkan menjadi pamungkas dari banyaknya aplikasi yang muncul tanpa keterpaduan.

​“Semoga EPISODE ini menjadi episode terakhir. Jangan sampai ada episode kesatu, kedua, dan seterusnya. Mudah-mudahan ini yang terakhir,” kata Sekda Tuti Ruswati saat membuka Launching dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aksi Perubahan Penguatan Pelaksanaan Posyandu Integrasi Layanan Kesehatan Primer melalui Implementasi EPISODE di Gedung Negara Sumedang, Kamis (22/10/2026).

​Tuti menekankan, digitalisasi sektor kesehatan harus dibangun dalam satu ekosistem yang terpadu, bukan berjalan masing-masing. Berbagai sistem yang sudah ada sebelumnya, seperti Sistem Informasi Manajemen Stunting Terintegrasi (SIMPATI) dan aplikasi kesehatan lainnya, harus saling terhubung.

​Untuk itu, Tuti menginstruksikan Dinkes agar segera berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosanditik) Kabupaten Sumedang demi menyatukan seluruh sistem informasi kesehatan.

​“Integrasi ini penting agar data dan pelayanan kesehatan dapat terhubung dari tingkat posyandu hingga puskesmas. Langkah ini juga mendukung terwujudnya smart health di Kabupaten Sumedang,” ujarnya.

​Dalam kesempatan tersebut, Tuti turut menyampaikan apresiasinya kepada para tenaga kesehatan (nakes) dan kader posyandu yang selama ini menjadi garda terdepan. Menurutnya, pemanfaatan teknologi di tingkat posyandu seperti pencatatan penimbangan balita secara elektronik sudah dirintis sejak 2019.

​Capaian Sumedang dalam konvergensi program kesehatan, mulai dari penanganan stunting, tuberkulosis (TB), hingga penguatan Integrasi Layanan Primer (ILP), dinilai tak lepas dari kerja keras seluruh pihak di lapangan.

​Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Dikdik Sadikin, menjelaskan bahwa inovasi EPISODE dirancang untuk memperkuat pelaksanaan Posyandu ILP berbasis teknologi informasi.

​Sistem ini ditujukan untuk mempermudah tugas nakes dan kader, mempererat koordinasi lintas sektor, serta meningkatkan akurasi data pelayanan posyandu sepanjang siklus hidup masyarakat.

​“Kami berharap EPISODE ini tidak sekadar seremonial belaka, tetapi benar-benar diterapkan secara nyata dan berkelanjutan demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di Sumedang,” tegas Dikdik.

​Ia menambahkan, keberhasilan implementasi EPISODE membutuhkan komitmen kolektif dari Dinkes, puskesmas, pemerintah kecamatan, desa, hingga para kader. Evaluasi dan pendampingan berkala akan terus dilakukan agar data yang dihimpun tertib, akurat, dan bisa dijadikan pijakan pengambilan kebijakan kesehatan daerah.

​Adapun kegiatan launching dan bimtek tersebut diikuti sebanyak 180 peserta yang terdiri dari unsur Dinkes, Bapperida, Diskominfosanditik, DPMD, BKAD, Puskesmas, TP Posyandu, APDESI, nakes, hingga kader posyandu se-Kabupaten Sumedang. (Azis)