KAPOL.ID – Sebanyak 22 perusahaan turut berpartisipasi dalam ajang Sumedang Job Fair 2026 yang membuka 1.424 lowongan kerja bagi masyarakat.
Kegiatan yang digagas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumedang berkolaborasi dengan Polres Sumedang tersebut resmi dibuka di Sumedang Creative Center, Senin (26/10/2026).
Bursa kerja yang berlangsung selama dua hari (26–27 Oktober 2026) ini digelar sebagai langkah konkret pemerintah daerah dalam memperluas peluang kerja sekaligus menekan angka pengangguran terbuka di Sumedang.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Sumedang, Ferry Fardians menyampaikan, ajang ini merupakan wujud nyata sinergi lintas sektor, termasuk lewat program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran).
“Sumedang Job Fair 2026 menjadi wadah fasilitasi yang mempertemukan perusahaan dengan pencari kerja secara langsung. Harapannya, bisa meningkatkan peluang masyarakat mendapat pekerjaan sekaligus membantu perusahaan memperoleh SDM yang sesuai,” ujar Ferry
Dari 22 perusahaan peserta, sebanyak 14 perusahaan membuka lowongan untuk penempatan di Sumedang, 2 perusahaan di Majalengka, 2 perusahaan di Bandung, dan 3 perusahaan di Purwakarta.
Selain itu, tersedia pula peluang kerja ke luar negeri melalui Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) dengan negara tujuan Jepang, Malaysia, dan Taiwan.
Sektor usaha yang terlibat terbilang beragam, mulai dari perbankan, garmen, ritel, manufaktur, F&B, jasa dan hospitality, teknologi informasi, hingga pertambangan.
Tingginya antusiasme masyarakat terlihat sejak hari pertama. Hingga pukul 08.00 WIB, tercatat sudah ada 2.037 pencari kerja yang mendaftar secara daring dari target 5.000 peserta selama dua hari pelaksanaan.
Buka Pelatihan Vokasi dan Jaminan Linmas
Tak hanya rekrutmen, Disnakertrans Sumedang juga menyiapkan program peningkatan kompetensi berkolaborasi dengan BBPVP Bandung bagi 480 peserta.
Jenis pelatihan yang disiapkan meliputi pembuatan roti dan kue, menjahit, peracikan kopi (barista), desain grafis, basic creator, digital marketing, budi daya jamur, hingga pelatihan khusus korban PHK.
Di samping itu, Pemkab Sumedang juga memberikan perlindungan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan bagi 5.635 anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) se-Kabupaten Sumedang.
Sementara itu, Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi antara Disnakertrans dan Polres Sumedang.
“Terima kasih kepada Disnakertrans dan Polres Sumedang atas kolaborasi yang sangat strategis dan bermanfaat ini. Saya berharap kegiatan serupa bisa rutin digelar dengan merangkul lebih banyak perusahaan agar kesempatan kerja bagi warga Sumedang kian terbuka lebar,” tutur Dony. ***












