KANAL

Saat Pandemi Virus Corona, Di TNGGP Dua Telur Elang Jawa Menetas

×

Saat Pandemi Virus Corona, Di TNGGP Dua Telur Elang Jawa Menetas

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID –
Jenis burung yang dilindungi Elang Jawa membawa berkah bagi warga di kawasan kaki Gunung Gedepangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Senin (15/6/2020).

Pasalnya dua telur burung elang menetas setelah dierami induknya selama masa pandemi covid-19 di salah satu pohon besar yang tidak terlalu tinggi di kawasan hutan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP).

Kendati proses penetasan tidak banyak orang mengetahui, tapi berhasil mengabadikan melalui beberapa kamera.

Camat Kadudampit, Zaenal Abidin mengatakan anak burung itu, kini dalam perlindungan induknya. Warga sangat berharap tumbuh dewasa selama masa pandemi Covid-19 ini.

“Kawasan hutan taman nasional, kini relatif jauh dari inggar bingar dengan udara makin bersih, langit tambah membiru.”

“Gangguan hingga pemburuan di kawasan hutan terus berkurang. Anak Elang hidup dan tumbuh hingga dewasa,” katanya.

Ia memperkirakan jumlah burung masuk kategori binatang langka di hutan TNGGP hanya kurang dari lima puluh ekor saja. Padahal areal hutan mencapai 24 ribu hektar.

“Banyak orang yang melakukan penelitian terhadap burung Jawa hanya tersisa kisaran 43 ekor saja. Dan data tersebut diperoleh sejak dua tahun lalu,” katanya.

Kawasan jelajah burung Elang tersebut, kata Zaenal, tersebar dibeberapa blok kawasan Hutan TNGGP. Burung menyebar terutama di wilayah Sukabumi, di blok Cimungka Situgunung Selabintana, Pasirhantap hingga hutan Nagrak.***