KAPOL.ID—Pemilu Kepada Daerah (Pilkada) Kabupaten Tasikmalaya sudah kembali memasuki tahapan-tahapan. Pandemi Covid-19, tentu, memaksa penyelenggara memberlakukan protokol kesehatan.
Terlepas dari hal tersebut, Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto, tetap berharap akan terselenggaranya Pilkada yang bermartabat. Baginya, Pilkada bukan sekadar memilih jago.
Jauh dari itu, bagi pria yang kemungkinan besar kembali berkontestasi dalam Pilkada kali ini; Pilkada adalah soal melanjutkan pemerintahan yang lahir dari rahim demokrasi.
“Barometernya, antara lain, Pilkada harus benar-benar menjamin kedaulatan seluruh masyarakat,” Ade memaparkan, Selasa (7/7/2020) di Islamic Senter Kabupaten Tasikmalaya.
Maksud Ade, masyarakat mestu terjamin dalam menyalurkan aspirasi dan keinginannya secara bebas, langsung, tanpa ketakutan, dan teredukasi.
Sehingga, Pilkada akan menghasilkan kredibilitas pemerintah yang baik. Persisnya pemerintah yang mendapat kepercayaan publik sangat tinggi.
“Maka kekompakan, kepercayaan publik, termasuk bargaining position Kabupaten Tasikmalaya juga akan sangat tinggi di dunia luar,” lanjutnya.
Untuk mencapai impian tersebut, tentu ada prasyarat yang perlu terpenuhi. Misalnya, dukungan pembiayaan dan pemikiran mesti maksimal. Begitu juga partisipasi publik mesti meningkat.
“Dan yang tidak kalah penting adalah KPU tidak boleh ngabéda-bédakeun. Artinya harus netral. Mudah-mudahan,” Bupati Ade menandaskan.
—- Support KAPOL with subscribe, like, share, and comment —-
Youtube : https://www.youtube.com/c/kapoltv
Portal Web: https://kapol.tv
Twiter : https://twitter.com/kapoltv
Facebook : https://www.facebook.com/kabar.pol
Instagram : https://www.instagram.com/kapol_id
Portal Inside : https://kapol.id/












