KAPOL. ID – Informasi sembilan kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya dimungkinkan untuk bisa melakukan sekolah tatap muka, ternyata baru wacana.
Kesiapan harus melalui berbagai tahapan, salah satunya harus dilakukan survey langsung oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 ke masing-masing kecamatan.
“Yang sudah kita wacanakan itu memang ada 9 kecamatan. Namun untuk kepastianya kita tunggu hasil survey gugus tugas covid saja” terang Sekretaris Dinas Pendidikan, Drs. Dindin .
Namun, sekalipun demikian beberapa sekolah kususnya tingkat SMP yang ada di Kecamatan Gigalontang sudah dengan cepat merespon baik. Pihak sekolah langsung melakukan sosialisasi dengan para orang tua siswa.
Salah satunya di SMPN 1 Cigalontang. Pada kamis (4/2/2021), pihak sekolah mengundang para orang tua siswa dari semua kelas, untuk hadir mendengarkan penyampaian tentang rencana pelaksanaan belajar tatap muka.
“Adanya rencana pelaksanaan sekolah tatap muka tentu sangat disambut baik, baik oleh pihak sekolah, orang tua dan begitu juga oleh para siswa.” kata Kepala SMPN Cigalontang, Drs Ise Koswara.
Namun mengingat ancaman Covid-19 masih cukup tinggi, maka pihak sekolah pun tak ingin mengambil risiko. Saat pelaksanaan sosialisasi, semua orang tua harus membuat pernyataan tertulis yang ditandatangani para orang tua siswa.
Sedangkan, mengenai pelaksana kegiatan belajar tatap muka menurutnya lagi, baru hanya sebatas wacana saja, karena proses selanjutnya akan dilakukan dulu survey oleh pihak Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya.
“Kami hanya sebatas mengantisipasi saja. Mudah mudahan hasil surveynya mengembirakan, tapi kalaupun sebaliknya, tida jadi masalah juga, kita lanjutkan saja daringnya sesuai arahan dari pemerintah” kata Ise. [fakhira]












