KANAL

Kota Tasik Juli Ini, Sudah 20 Kasus Covid-19 Meninggal Saat Isolasi Mandiri

×

Kota Tasik Juli Ini, Sudah 20 Kasus Covid-19 Meninggal Saat Isolasi Mandiri

Sebarkan artikel ini
Hampir seluruh kelurahan di Kota Tasikmalaya terdapat kasus terkonfirmasi positif covid-19.*

KAPOL.ID –
Bulan Juli tahun 2021, kalender baru menginjak tanggal 11. Angka kematian saat isolasi mandiri (isoman) di Kota Tasikmalaya cukup mencengangkan.

“Kalau ditotal dengan hari ini selama bulan Juli sudah mencapai 20 kasus,” ujar Kabid P2P Dinkes Kota Tasikmalaya, dr. Asep Hendra, Minggu (11/7/2021).

Terbaru, seorang pria yang sedang isoman di kos-kosan di daerah Paledang Kecamatan Tawang ditemukan meninggal dunia, Minggu (11/07/21) pagi.

Adalah karyawan swasta warga Ciater Serpong, Tangerang Selatan berusia 46 tahun.

Kapolsek Tawang Polres Tasikmalaya Kota, Iptu Nandang Rokhmana menuturkan, korban sudah empat hari terakhir terkonfirmasi positif dan tidak melaporkan diri ke RT/RW ataupun Satgas Covid-19 kecamatan.

“Sebetulnya kalau ada komunikasi antara pemilik kosan dengan RT dan RW, itu akan terpantau. Jangan terulang kembali kejadian ini.”

“Kami berharap kerjasamanya sehingga setiap yang isolasi mandiri bisa kita pantau kesehatannya,” imbuh Nandang.

Dr. Asep mengatakan, hampir 1.300 orang terkonfirmasi positif di Kota Tasikmalaya terpaksa melakukan isolasi mandiri.

Saat ini tingkat keterisian rumah sakit memang sudah penuh bahkan pasien harus menunggu di IGD.

Ketersediaan ruang isolasi hanya 384 tempat tidur, sedangkan kasus aktif per, Minggu (11/7/2021) mencapai 1.619 orang.

“Belum lagi yang kontak erat dengan pasien positif 1.001 orang juga melakukan isoman.”

“Tenaga kesehatan kita kewalahan bukan main, hampir 24 jam melayani pasien,” jelasnya.

Ia berharap, bagi yang menjalankan isolasi mandiri sebaiknya melaporkan diri ke puskesmas atau pengurus kewilayahan setempat.

Supaya bisa terpantau kondisi kesehatan terutama bagi yang bergejala.

“Setidaknya melapor, jadi jika ada yang sifatnya emergensi bisa langsung terpantau dan mendapatkan penanganan,” katanya. ***