BIROKRASI

Hari Jadi ke-389 Kab. Tasik: Dikemas dalam Tiga Acara

×

Hari Jadi ke-389 Kab. Tasik: Dikemas dalam Tiga Acara

Sebarkan artikel ini
Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Tasikmalaya, Nana Heryana menegaskan bahwa pembagian acara perayaan Hari Jadi ke-389 Kabupaten Tasikmalaya atas alasan pandemi dan PPKM. (Foto: kapol.id/Amin R. Iskandar)

KAPOL.ID–Kabupaten Tasikmalaya menginjak hari jadinya yang ke-389 tahun. Pemerintah menyelenggarakan serangkaian kegiatan perayaan hari jadi tersebut pada Senin (26/7/2021), dengan penuh keterbatasan.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Tasikmalaya, Nana Heryana mengemukakan bahwa pada mulanya perayaan hari jadi akan diselenggarakan dalam satu kesatuan. Tetapi kondisi memaksa melakukan acara secara terpisah-pisah.

“Secara umum perayaan Hari Jadi ke-389 Kabupaten Tasikmalaya ini pada awalnya mau disatukan. Tepi karena posisi PPKM, sehingga acara terbagi menjadi tiga, walaupun dengan waktu yang singkat-singkat,” terang Nana, di Pendopo Baru Pemkab Tasikmalaya.

Acara pertama yang Nana maksud adalah upacara perayaan Hari Jadi ke-389 Kabupaten Tasikmalaya. Pada agenda awal, berbarengan dengan acara ini Pemkab akan membagikan sejumlah hadiah terhadap pemenang berbagai lomba yang sebelumnya terselenggara secara virtual.

Adapun jenis lomba yang dimaksud antara lain lomba pembuatan logo Hari Jadi ke-389 Kabupaten Tasikmaya, lomba pembuatan film dalam lingkup dinas dan instansi, pembuatan film di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta lomba cipta lagu.

Pembagian hadiah pada akhirnya tidak jadi. Dengan alasan Pemkab hendak memberikan contoh kepada masyarakat untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan di tengah PPKM Level 4. Sementara pembagian hadiah di tengah upacara dikhawatirkan memicu kerumunan.

“Acara kedua resepsi sekalian pembagian hadiah yang merupakan setadinya untuk di masa pendemi ini bagi kreasi seni untuk bisa tampil melalui lomba-lomba secara virtual. Tadinya akan diserahkan sekarang hadiahnya,” lanjut Nana.

Tetapi lagi-lagi pembagian hadiah gagal terselenggara pada acara yang berlangsung di pendopo baru Pemkab Tasikmalaya tersebut. Lantaran terkendala putusnya aliran listrik di tengah-tengah acara.

Akibat dari gangguan teknis yang tidak segera tertangani itu, seperti dalam pantauan kapol.id, hadirin yang terdiri dari Forkopimda itu bergeser ke acara yang ketiga; yakni rapat paripurna istimewa di gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya.

Sementara terkait tema perayaan hari jadi, terang Nana, pada mulanya berbunyi “Tegar Tersenyum” yang berasal dari pemenang lomba logo. Tetapi Pemkab Tasikmalaya mendapat masukan dari para tokoh agama, sehingga berubah menjadi “Tasik Walagri Bagwa Waluya”.

“Kepada pemenang (lomba logo, Red.) juga dikomunikasikan. Dengan masa pandemi mungkin (tema ini, Red.) cocok. Kita menanamkan agar Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya bisa walagri, kemudian warganya bisa bagja waluya dengan posisi pandemi ini. Itulah cita-cita kami pada perayaan Hari Jadi tahun ini,” Nana menandaskan.