AMSI Jabar Harus Centang Biru dan Jadi Mitra Dialog

  • Bagikan
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, saat berdialog dengan Asosiasi Media Siber Indonesia secara virtual, Kamis (29/7/2021)

KAPOL.ID – Gubernur Jawa Barat, H. Ridwan Kamil berbincang hangat dengan pengurus Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Barat, Kamis (29/7/2021

Dialog secara virtual itu dipandu Kepala Dinas Kominfo Jabar — Setiaji — dihadiri Ketua AMSI Jabar, Riana A. Wangsadireja, Ketua AMSI Pusat, Wenseslaus Manggut, dan Pengurus Pusat AMSI Korwil Jabar, Ronny Kusumah.

RK menuturkan saat ini bangsa Indonesia sedang menghadapi era dua disrupsi. Pertama disrupsi revolusi industri 4.0, yang kedua disrupsi karena Covid-19.

“Sekarang go digital sudah menjadi keniscayaan,” katanya.

Pandemi Covid-19, menurutnya, mendorong orang untuk melek digital. Perkembangan zaman yang pesat harus disikapi tanpa melepaskan nilai-nilai kearifan lokal.

Tatanan sosial yang sudah terbangun, seperti sopan santun ada kecenderungan tergerus pada era revolusi industri 4.0.

Pertengkaran buntut pemilu Presiden masih terjadi hingga saat ini. Bangsa ini menjadi terbelah.

AMSI, menurutnya, harus nenjadi penengah. Menghadirkan kalangan yang berbeda pandangan untuk berdialog.

“Pasti ada titik temu,” katanya.

Pihak yang berseberangan dihadirkan. Diajak berdialog untuk mencari titik temu. Jika terus-terusan terjadi pertengkaran, masyarakat akan lelah.

Masih menurut RK, saat ini siapa pun bisa menjadi produsen informasi. Akun media sosial, meskipun perorangan, tetapi sudah dicentang biru, informasi yang disebarkan akan dipercaya masyarakat.

Seperti halnya menyikapi media arus utama. Akun-akun resmi media sosjal anggota AMSI pun, menurut RK, harus tercentang biru. Pertanda sudah terverifikasi.

“Kami akan mendorong itu,” ujar RK menandaskan.

Ketua AMSI Pusat, Kak Wen — sapaan akrabnya — menyambut baik langkah yang akan disinergikan antra Pemprov dan AMSI Jabar itu.

Sementara itu, Ketua AMSI Jabar, Riana A. Wangsadireja, menandaskan kepada Gubernur Jabar, AMSI saat ini berikhtiar memperkuat kapasitas organisasi.

“Kami asosiasi perusahaan media siber di Jawa Barat terus mempertajam konten yang sehat, perusahaan yang sehat, dan awak media yang sehat dan sejahtera,” katanya.

  • Bagikan