KANAL

Apdesi Sumedang Dukung Penuh Pilkades Serentak, Welly Sanjaya: Lahirkan Pemimpin Pro-Rakyat

×

Apdesi Sumedang Dukung Penuh Pilkades Serentak, Welly Sanjaya: Lahirkan Pemimpin Pro-Rakyat

Sebarkan artikel ini

KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Ketua DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Sumedan Welly Sanjaya, menegaskan dukungannya penuh terhadap pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di wilayahnya.

Ia berharap pesta demokrasi tingkat desa ini mampu melahirkan para pemimpin yang benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat.

​Pernyataan tersebut disampaikan Welly Sanjaya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Rabu (7/10/2026).

​“Atas nama pribadi dan Apdesi, terkait Pilkades serentak, secara langsung kami sangat mendukung pelaksanaan Pilkades serentak. Mudah-mudahan bisa melahirkan pemimpin yang berpihak kepada masyarakat,” ujar Welly.

​Menurut Welly, kepemimpinan di tingkat pemerintahan desa memegang peranan yang sangat vital dalam menggerakkan roda pembangunan. Sebab, kata dia, kemajuan suatu daerah berawal dari kesuksesan pembangunan di level desa yang nantinya akan berdampak luas hingga ke tingkat kecamatan dan kabupaten.

​“Karena ketika desa maju, tentu berimbas kepada kecamatan, kabupaten, dan yang lebih tinggi lagi,” tegasnya.

​Menyongsong hari pencoblosan mendatang, Welly turut menitipkan pesan khusus kepada warga masyarakat yang memiliki hak suara. Ia mengimbau agar pemilih dapat menggunakan hak konstitusionalnya secara bijak sesuai dengan hati nurani masing-masing.

​Sebab, pilihan yang diberikan warga di bilik suara tidak hanya sekadar memilih sosok pemimpin baru, tetapi juga menjadi penentu arah kebijakan dan masa depan desa untuk beberapa tahun ke depan.

​“Pesan ke masyarakat, benar-benar gunakan hak pilih sesuai hati nuraninya. Karena pemilih saat ini adalah untuk delapan tahun ke depan,” ucapnya.

​Lebih lanjut, Welly mengingatkan bahwa momentum pemungutan suara yang akan dihelat di 92 desa pada tanggal 28 mendatang akan menjadi titik krusial penentu perjalanan desa ke depan.

​“Delapan tahun, di mana desa mau dibawa ke arah mana, desa mau ke kiri, ke kanan, ke tengah, itu hari tanggal 28 di 92 desa itu akan sangat menentukan,” pungkasnya.***