oleh

Babe Haikal: Jika Ingin Maju, Ya Harus Aneh!

KAPOL.ID – Forum UMKM Sukabumi Raya ngobrol santai bersama Babe Haikal Hasan ikhwal jihad ekonomi pada masa pandemi, Senin (19/10/2020) di RM Muara, Citepus, Pelabuhan Ratu, Sukabumi.

Ketahanan Usaha Kecil Menengah (UMK) sudah teruji. “Orang-orang rindu pada jajanan,” katanya. Justru dalam kondisi seperti ini peluang itu harus dimanfaatkan para pelaku UKM.

Sikap optimistis, kerja keras, merek yang membumi, desain kemasan, melek digital, dan kesadaran bersedekah bakal mendorong keberhasilan.

“Jangan ada kata tidak mungkin. Ikhtiar yang keras akan berbuah maksimal pula,” ujarnya di hadapan para pelaku UKM yang beragam itu.

Faktor pembeda dan kekhasan suatu produk, menurut Babe Haikal juga penting. Jika ingin maju, citra atau merek dagang juga harus nyeleneh.

“Pokoknya harus aneh,” ujarnya menandaskan.

Para peserta Ngobrol Bareng Babe Haikal (Ngobral) itu didominasi kaum ibu. Umumnya, memproduksi kuliner. Namun ada salah satu kelompok usaha dari kalangan bapak-bapak yang berhasil mencuri perhatian Babe Haikal, yakni komunitas bonsai Sukabumi.

Produk kuliner yang dipamerkan peserta “Ngobral”, nyaris semua dicicipi Babe Haikal. “Lama-lama saya bisa kenyang juga,” katanya berseloroh.

Beberapa produk yang menarik perhatian Babe dikupas tuntas. Dari mulai rasa sampai kemasan. Beberapa di antaranya dinilai sudah layak. “Namun masih harus diperbaiki,” kata Babeh.

Ketua Panitia, Aab Abdul Malik menuturkan, kehadiran Babe Haikal ke Sukabumi sangat berarti. Apalagi pada masa pandemi seperti sekarang, para pelaku usaha kecil memerlukan motivasi.

Dalam sepekan terakhir ini, Babeh sudah memotivasi para pelaku usaha kecil di lima titik Kabupaten Sukabumi.

“Semoga setelah mendapat pencerahan, para pelaku usaha kecil bisa menghasilkan produk yang aman dan unggul,” ujarnya.

Komentar