Bazar Komoditas Sayuran Unggulan, Kelompok Tani Milenial Makmur 

  • Bagikan

KAPOL.ID – Kelompok Tani Milenial Makmur di Desa Sindulang Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang menggelar bazar komoditas sayuran unggulan di Halaman IPP Setda Sumedang. Rabu 22 September 2021.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumedang, H. Amim bersyukur karena kegiatan tersebut direspons baik.

Perlu diketahui, kelompok tani makmur sudah melakukan kerjasama dengan optiker di Jakarta untuk pemasaran.

Kadis Pertanian menuturkan, anggota kelompok Milenial Makmur ini rata-rata usianya 18 tahun sampai 39, masih pada muda aktif dibidang pertanian, Potensi sayuran di Kecamatan Cimanggung hampir 300 hektar.

“Kelompok Tani Miilenial ini mendapatkan kepercayaan dari Optiker Jakarta untuk mempasilitasi pemasaran, dan salah satu kelebihan kelompok Milenial ini berdesa pada umumnya yakni dari kemasan yang disesuaikan bisa dikatakan Kekinian,” ungkapnya.

Dikatakan, yang dipasarkan sekarang termasuk sayuran kwalitas super makanya harganya sedikit lebih mahal tapi bagi si pembeli itu tidak jadi masalah.

Karena, semua kalangan ingin mendapatkan sayuran yang terbaik, jadi harga tidak jadi Masalah demi kesehatan.

“Semua produk pertanian ini 100 persen asli hasil petani Sumedang makanya masih pres, karena baru dipanen kemarin,” tegasnya.

Selanjutnya Kadis Pertanian menjelaskan, untuk sayuran kita punya sentra yakni di Kecamatan Cimanggung, Pamulihan dan Sukasari, termasuk yang di Pamulihan kelompok tani sudah bekerja sama dengan berbagi kelompok diluar Sumedang.

“Bahkan sudah ada yang ekspor dan itu setiap hari, yang di inisiasi oleh Kelompok Tani Dangiang dimana setiap hari kirim ke Singapura, dan Alhamdulillah sekarang ditambah lagi munculnya kelompok tani Miilenial, dan adanya bazar ini guna merespon keinginan masyarakat diera pandemi yakni pasar yang mobile,” pungkasnya.

Sementara itu, Risman selaku Ketua Poktan Milenial Makmur Desa Sindulang Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang, pertama pihaknya mengucapkan banyak terima kasih buat Pa Kadis Peternakan dan Ketahanan Pangan yang telah mendukung.

“Kami bergerak ketika orang Tua kita tidak habis menjual sayuran, disitu kita berinisiatif menjual langsung ke konsumen, supaya konsumen tahu harga asli dari Petani bukan dari pasar,” ujarnya.

Ia menuturkan, Alhamdulillah kami bisa melakukan bazar disini, namun kita juga sudah melangkah dan berhasil melakukan beberapa MOU dengan sejumlah perusahaan serta dengan kelompok tani yang lainnya untuk membantu memasarkan hasil tani diwilayah kami.

“Kelempok Tani Milenial Makmur terbentuk pada awal Januari 2021 berangkat dari kegelisahan terhadap kaum muda yang lebih banyak main Game,” ungkapnya.

Dikatakanya, berangkat dari situ kita bentuk Poktan guna menjual hasil tani di wilayah kita bersama sama, dengan harapan kedepannya kita bisa lebih besar lagi dalam hal pemasaran,

“karena di Poktan kami ada juga yang bertani menggunakan sistem Grand House jadi penjualan kita ada yang ke pasar modern maupun pasar tradisional bahkan kita juga selain kejakarta ke Singapore,” pungkasnya.***

  • Bagikan