Bupati Sumedang Berikan 25 Unit Komputer ke Santri Pesantren Al Aqsha

KAPOL.ID – Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir mengatakan, Pondok Pesantren (Ponpes) menjadi kawah candradimuka para santri santriwati dalam membentuk karakter yang paripurna dengan Imtaq dan Iptek.

Para santri khususnya di Ponpes Al Aqsha, diajarkan adab, akhlak, ilmu agama serta ilmu-ilmu lainnya.

“Selain mendapatkan ilmu, para santri juga mendapatkan pengalaman yang sangat berharga dalam lingkungan pondok,” kata Dony
saat membuka Pagelaran Seni Panggung Gembira Ponpes Al Aqsha di Desa Cibeusi Kecamatan Jatinangor, Sabtu (16/1/2022) malam.

Dikatakan, semua ilmu yang dipelajari di pesantren, dicontohkan langsung oleh para guru dan kiainya.

Sehingga, ilmu tersebut bisa dipraktikkan oleh santri-santrinya.

“Apresiasi kepada jajaran pengurus Ponpes Al-Aqsha yang telah memberikan kontribusi positif dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat serta menanamkan pondasi keimanan dan ketakqwaan generasi muda,” katanya.

Dony berterima kasih kepada jajaran pengurus Ponpes Al Aqsha yang telah memberikan kontribusi positif dalam mewujudkan Visi Sumedang Simpati, khususnya Sumedang Agamis.

“Kepada para santri, teruslah belajar dan bekerja keras untuk mencapai cita-citanya,” ungkap Bupati Dony.

Pengasuh Ponpes Al-Aqsha KH. Muchlis Ali mengatakan, pagelaran seni itu merupakan puncak kegiatan terakhir Kelas VI dimana setelahnya akan fokus pada kegiatan pembelajaran.

KH. Muchlis mengucapkan terima kasih kepada bupati yang telah memberikan perhatian dengan memberikan 25 unit komputer untuk perpustakaan digital Ponpes Al Aqsha.

Bantuannya, untuk memenuhi kebutuhan santri yang saat ini berjumlah 1.300 orang.

Terpantau, turut hadir dalam kesempatan tersebut, Komisi I DPRD Asep Kurnia, Camat Jatinangor Hery Dewantara dan unsur Fokopimcam, Kepala Desa Cibeusi dan jajaran pengurus Ponpes Al Aqsha. ***