KANAL

Diduga Demi Konten, Remaja Asal Cimahi Nekat Lompat dari Perahu Lalu Tenggelam di Waduk Saguling

×

Diduga Demi Konten, Remaja Asal Cimahi Nekat Lompat dari Perahu Lalu Tenggelam di Waduk Saguling

Sebarkan artikel ini

KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) –  Seorang remaja dilaporkan hilang tenggelam setelah nekat melompat dari perahu di aliran Waduk Saguling, Desa Cangkorah, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sabtu (4/7) petang.

​Korban diketahui bernama Deni Kurniawan (19), seorang warga Jalan Raya Cimindi, Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun, petaka itu bermula sekitar pukul 17.57 WIB. Korban bersama seorang rekannya sengaja mendatangi Waduk Saguling untuk berwisata. Diduga demi kebutuhan konten, mereka kemudian menaiki sebuah perahu hingga ke tengah waduk.

​Petaka nyaris terjadi saat korban berniat melompat ke dalam air. Meski sempat dilarang keras oleh temannya, remaja 19 tahun itu tetap nekat melompat dari atas perahu. Tak lama setelah menyentuh air, korban langsung tenggelam dan hilang di telan arus waduk.

​”Hingga laporan kami terima, korban belum berhasil ditemukan,” ujar Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, S.A.P., M.Si.

​Ade menceritakan, pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga bernama Rudi. Kantor SAR Bandung segera berkoordinasi dengan pihak Polsek Batujajar dan BPBD KBB guna menerjunkan tim rescue ke lokasi kejadian untuk melakukan asesmen.

​”Setelah menerima laporan, kami langsung mengerahkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian. Saat ini tim telah berada di lokasi untuk melakukan koordinasi dan asesmen,” kata Ade.

​Ia menegaskan, operasi pencarian akan dilakukan secara maksimal dengan melibatkan unsur SAR gabungan, mulai dari Basarnas Bandung, BPBD KBB, Polsek Batujajar, pihak keluarga, hingga masyarakat setempat.

​”Operasi pencarian akan dilaksanakan bersama unsur SAR gabungan dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan,” tuturnya.

​Melalui peristiwa ini, Ade pun memberikan peringatan keras kepada masyarakat luas agar tidak bermain-main dengan keselamatan, terutama saat beraktivitas di kawasan perairan.

​”Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan aspek keselamatan saat beraktivitas di perairan serta tidak melakukan tindakan yang berisiko,” tegas Ade.

​Dalam operasi kemanusiaan ini, Tim SAR dilengkapi dengan berbagai peralatan pendukung mutakhir, di antaranya satu unit rescue car, peralatan SAR air, perangkat komunikasi, serta alat pelindung diri (APD). Pihak Kantor SAR Bandung memastikan akan terus memperbarui informasi berkala terkait hasil pencarian di lapangan (ZS)