KANAL

Ketua HPDKI Ujungjaya,Itang Sonjaya Sukses Gelar Seni Ketangkasan Domba Garut di Pamidangan Pandan Jaya Abadi

×

Ketua HPDKI Ujungjaya,Itang Sonjaya Sukses Gelar Seni Ketangkasan Domba Garut di Pamidangan Pandan Jaya Abadi

Sebarkan artikel ini

KABAR PRIANGAN ONLINE – Berpusat di jantung pemukiman yang asri Dusun Cilega, Desa Sakurjaya, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, sebuah manifesto pelestarian budaya takbenda khas Jawa Barat berhasil ditorehkan dengan gemilang.

Padepokan Pandan Jaya Abadi secara resmi menyelenggarakan pesta tradisi akbar bertajuk “Hiburan Rakyat: Seni Ketangkasan Domba Garut” pada Minggu (5/7).

Perhelatan ini menjadi magnet sosio-kultural yang tidak hanya memikat ratusan pasang mata, namun juga menjadi ajang silaturahmi akbar bagi para peternak, pemilik, dan pencinta Domba Garut dari berbagai penjuru daerah.

Sejak fajar menyingsing, atmosfer di sekitar Arena Pamidangan Pandan Jaya Abadi telah dihidupkan oleh riuh rendah tabuhan kendang pencak silat dan tiupan terompet khas Sunda yang memacu andrenalin.

Di tengah gemuruh antusiasme penonton yang memadati sekeliling pembatas matras laga, puluhan domba Garut pilihan dengan karakteristik tanduk yang megah, postur tubuh kekar, dan ketangkasan tinggi tampil unjuk performa.

Berbekal biaya pendaftaran yang inklusif sebesar Rp 100.000,- per kontestan, animo peserta melonjak drastis, membuktikan bahwa akar kecintaan masyarakat terhadap seni ketangkasan ini tetap menghujam kuat di era modernisasi.

Ketua Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI) Kecamatan Ujungjaya, Itang Sonjaya, dalam orasi kebudayaannya menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan respons konkret dan strategis dalam menjaga orisinalitas serta eksistensi budaya Sunda.

Ia menegaskan bahwa setiap laga yang tersaji bukan semata-mata sebuah kontestasi fisik mekanis, melainkan sebuah pertunjukan estetika tinggi yang mengolaborasikan gerak, kesehatan hewan, dan ketenangan mental sang domba di bawah arahan pawang atau pemiliknya.

“Seni ketangkasan Domba Garut adalah kristalisasi nilai luhur, harga diri, dan warisan nenek moyang yang wajib kita proteksi di tengah arus globalisasi. Melalui momentum hari ini, HPDKI Kecamatan Ujungjaya berkomitmen penuh untuk memposisikan seni tradisi ini bukan sekadar tontonan hiburan rakyat semata, melainkan sebagai wadah pemuliaan genetika ternak unggul dan katalisator kebangkitan ekonomi berbasis kerakyatan,” ujar Itang Sonjaya di sela-sela peninjauan arena.

Lebih lanjut, Itang Sonjaya mengapresiasi terobosan manajemen lapangan Padepokan Pandan Jaya Abadi yang dinilai adaptif terhadap perkembangan zaman.

Guna mempermudah aksesibilitas mobilitas peserta yang membawa hewan ternak terbaik serta para wisatawan domestik, pihak penyelenggara telah menerapkan sistem navigasi digital berbasis Scan Maps (QR Code) yang terintegrasi langsung menuju titik lokasi arena di Dusun Cilega.

Sebagai bentuk penghargaan konkret terhadap dedikasi para peternak dalam melakukan pemeliharaan intensif terhadap Domba Garut berkualitas tinggi, pihak penyelenggara mendistribusikan stimulus apresiasi yang signifikan.

Berbagai hadiah bernilai guna tinggi dibagikan melalui sistem penilaian laga objektif dan mekanisme doorprize, mulai dari Hadiah Utama berupa satu unit sepeda listrik yang modern dan ramah lingkungan, peralatan elektronik utama seperti mesin cuci dan dispenser tipe tinggi, peranti pendukung berupa portable speaker, kipas angin ukuran besar, kompor gas dua tungku, hingga belasan paket hadiah hiburan menarik lainnya.

Eksalasi kemeriahan acara ditutup dengan sorak-sorai kepuasan dari seluruh elemen masyarakat.

QGelaran ini dinilai sukses multidimensional: tidak hanya melahirkan hiburan yang sehat dan bernilai edukasi budaya tinggi, tetapi secara instan mampu menstimulasi dan menggerakkan roda perekonomian lokal, khususnya bagi para pelaku UMKM dan pedagang kreatif di sekitar wilayah Desa Sakurjaya.

Itang Sonjaya berharap, sinergitas antarpadepokan, peternak, dan pemangku kebijakan dapat terus dirawat secara berkelanjutan.

“Apa yang kita saksikan hari ini adalah bukti otentik bahwa budaya lokal memiliki daya hidup yang luar biasa. HPDKI Ujungjaya akan terus mengawal agar iklim pelestarian ini berjalan konsisten demi rekam jejak pelestarian budaya nusantara yang gemilang,” pungkasnya optimis. (Guh)***