KANAL  

DPRD Sumedang Kaget Soal Pemberlakuan PSBB

Titus Diah: Semua warga terdampak Covid-19, jika seluruhnya tak terakomodir bantuan, rawan gejolak sosial

KAPOL.ID – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumedang Fraksi Gerindra, Titus Diah mengatakan, DPRD Sumedang merasa kaget mendengar Sumedang diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Karena, para wakil rakyat di Sumedang menilai bahwa pendataan warga yang terdampak Covid-19 belum selesai.

“Yang akan memanas di masyarakat menyikapi PSBB, yakni soal realisasi bantuan. Minimnya sosialisasi, membuat seolah-olah Sumedang belum siap dalam melaksanakan PSBB,” ujarnya, 19 April 2020.

Menurut dia, kalau wilayah yang lain berani melaksanakan PSBB karena sebelumnya sudah di bahas dengan matang.

Dikatakan, yang harus disikapi oleh Pemkab Sumedang ketika PSBB itu di berlakukan, diantaranya optimalisasi realisasi bantuan.

“Bantuan yang turun dari pemerintah akan menjadi sebuah permasalahan. Baik itu dari pendataan dan penerima (antara yang hak dan tidak),” ujarnya.

Sementara, sekarang ini semua masyarakat justru dinilai terdampak dan berhak mendapatkan bantuan.

Mengutip menurut Gubernur Jabar, kata Titus, yang terdampak Covid-19 itu yang produktif menjadi tidak produktif.

Berkaca dari itu, sehingga semua masyarakat pun ingin mendapatkan bantuan.

“Seharusnya kebijakan yang dibuat pemerintah tetap berpihak terhadap semua yang terdampak,” tuturnya.

Dikatakan, pemerintah harus menyikapi dampak soal bantuan, jika tak semua terakomodir rawan gejolak sosial.

Pemahaman atau sosialisasi mesti dipertajam, diperjelas agar warga mengerti. Semisal, sosialisasi bagaimana dengan yang sudah menerima PKH dan sebagainya. (Iwan Rahmat)***

—- Support KAPOL with subscribe, like, share, and comment —-
Youtube : https://www.youtube.com/c/kapoltv

Portal Web: https://kapol.tv
Twiter : https://twitter.com/kapoltv
Facebook : https://www.facebook.com/kabar.pol
Instagram : https://www.instagram.com/kapol_id
Portal Inside : https://kapol.id/