Dukungan untuk Provinsi Cirebon Raya Mengalir

  • Bagikan
Ketfot Ketua Umum KP3C Kurniawan Bahtiar (kedua dari kiri) bersama jajaran pengurus.*

KAPOL.ID –
Dukungan tokoh, dewan pakar, politisi dan lembaga sosial masyarakat terus mengalir untuk pemekaran Calon Daerah Otonom Baru (CDOB) Provinsi Cirebon.

Hal itu dikuatkan dengan deklarasi Komite Percepatan Pembentukan Provinsi Cirebon (KP3C) baru-baru ini.

“KP3C menjadi wadah perjuangan untuk CDOB Provinsi Cirebon bersama rakyat dan potensi yang ada.”

“Dalam waktu dua tahun Provinsi Cirebon Raya harus sudah terbentuk,” kata Ketua Umum KP3C, Kurniawan Bahtiar.

Ia menjelaskan, cita-cita KP3C menyatukan presepsi dan semangat memperjuangkan CDOB Provinsi Cirebon Raya.

Bersama saudara-saudara setatar Sunda yang tergabung dalam Forum Koordinasi Desain Penataan Daerah (Forkodetada) Jawa Barat.

Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga juga mengacu kepada Undang-undang No.23 Tahun 2014 mengenai Pemerintahan Daerah terkait Penataan Daerah.

“KP3C merupakan gerakan perjuangan yang berdasarkan aspirasi masyarakat yang rasional, konstitusional.”

“Bukan emosional sesuai dengan adab akhlak dan budaya luhur masyarakat Cirebon Raya,” pungkas Kurniawan.

Cita-cita luhur dan amanat Kanjeng Sinuhun Sunan Gunung Jati, kata dia, agar tata kelola negeri dapat memberdayakan tata kelola alam yang dapat memanusiakan manusia.

Didukung dengan 4 pilar yakni
pemimpin yang adil, ulama warosatul anbiya, agnia / hartawan yang dermawan dan kaum fakir yang membutuhkan pertolongan Allah.

Terpisah, Ketua Umum Forkodetada H. Holil Umarzen menyambut baik dan sangat mendukung upaya KP3C.

“Perjuangan KP3C selaras dengan Forkodetada ikut memajukan Jawa Barat yang didalamnya mendorong percepatan terwujudnya Provinsi Cirebon,” jelas Holil.

Dukungan yang sama datang dari Ketua Gerakan Pilihan Sunda (Gerpis), Andri Kantaprawira.

“Kami setuju sama dengan Forkodetada, perjuangan kawan-kawan KP3C mendorong percepatan agar Provinsi Cirebon bisa segera terwujud,” harapnya.***

  • Bagikan