KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Jalur jalam raya Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, mendadak berubah menjadi mencekam. Lima orang pekerja proyek pembersihan jalan mengalami nasib nahas setelah dihantam mobil Avanza silver yang tiba-tiba melaju tak terkendali lalu menghujam parit tempat mereka bekerja, Rabu (3/6/2026) siang.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.00 WIB itu membuat suasana di lokasi kejadian seketika riuh. Pendi (45), salah seorang saksi sekaligus rekan kerja korban yang selamat, masih tampak syok saat menceritakan detik-detik maut tersebut.
“Kami lagi fokus membersihkan saluran air di pinggir jalan sebelah kiri. Tiba-tiba, dari arah Garut menuju Salawu, mobil itu nyelonong begitu saja setelah belokan. Langsung masuk ke parit tempat saya dan rekan-rekan sedang bekerja,” ujar Pendi
Suasana panik tak terelakkan. Pendi dan rekan lainnya tak sempat menghindar. Jerit minta tolong memecah keheningan siang itu. Di bawah kolong mobil yang terperosok ke parit, dua orang rekan mereka tampak terjepit. Salah satunya, Jajang, terlihat terkulai lemas tak bergerak.
Proses evakuasi pun berlangsung dramatis. Warga dan rekan sesama pekerja bahu-membahu mencoba mengangkat badan mobil dengan alat seadanya demi menyelamatkan nyawa korban yang terjepit.
“Kami semua berusaha sekuat tenaga mengangkat mobil itu. Korban di bawah kolong terus meringis menahan sakit, tubuhnya benar-benar tergencet bodi mobil,” tutur Pendi.
Setelah berjuang selama kurang lebih 30 menit, mobil akhirnya berhasil digeser. Kedua korban segera dilarikan ke RS KHZ Musthafa untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Jajang mengalami luka serius di bagian kepala dan dada hingga tak sadarkan diri, sementara rekannya, Aming, mengalami luka patah pada bagian kaki dan tangan.
Sementara itu, pihak kepolisian dari Satlantas Polres Tasikmalaya yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP dan memintai keterangan saksi-saksi.
Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Tasikmalaya, Ipda Dian Mardiana, menjelaskan kronologi kejadian berdasarkan temuan di lapangan. Mobil Avanza berwarna silver yang dikemudikan Kosasih melaju dari arah Garut menuju Salawu.
“Begitu melewati belokan, mobil yang seharusnya berada di jalurnya malah melenceng ke sebelah kanan dan langsung menghujam parit di mana para pekerja sedang beraktivitas,” ujar Ipda Dian.
Kepada petugas, sang sopir mengaku bahwa ia dalam kondisi mengantuk berat usai melewati tikungan tersebut. Akibatnya, ia kehilangan kendali atas kendaraannya hingga insiden berdarah tak bisa terelakkan.
Kini, kasus kecelakaan lalu lintas ini ditangani sepenuhnya oleh unit Gakkum Satlantas Polres Tasikmalaya untuk proses hukum lebih lanjut. (Adji Shg)












