Film Indonesia Berprestasi Internasional

  • Bagikan
Salah satu adegan pada film "Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak".

KAPOL.ID—Perfilman Indonesia memberikan kebanggan di kancah internasional, dengan beragam penghargaan. Berikut daftar film-film yang mendapatkan penghargaan internasional.

Kucumbu Tubuh Indahku

Film garapan Garin Nugroho itu meraih penghargaan internasional sebagai film terbaik. Tidak tanggung-tanggung, film ini menyabet tiga penghargaan sekaligus. Antara lain Venice Indepeendent Film Critic, Festival Des 3 Continents dan Asia Pacific Screen Awards.

“Kucumbu Tubuh Indahku” sendiri bercerita tentang perjalanan batin seorang penari bernama Lengger Lanang. Dirinya sulit diterima masyarakat hingga menjalani berbagai kesulitan hidup. Ada tema yang diangkat, yaitu kelompok marjinal. Film ini sempat menimpulkan kontroversial kaarena mengandung isu orientasi seksual.

Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak

Marsha Timothy berhasil memerankan sosok Marlina dengan apik pada film “Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak”. Buktinya, film ini menyabet penghargaan seperti Festival Film Sitges, Tokyo FILMeX, dua piala Asia-Pacific Film Festival, Five Flavours Asia Film Festival dan QCinema Internasional Film Festival. Berlatar Pulau Sumba, film ini bercerita mengenai perjalanan Marlina mencari keadilan di daerah terpencil Indonesia.

Yuni

Film “Yuni” meraih penghargaan dari Platform Prize pada Toronto Internasional Film Festival 2021. Bahkan sempat menjadi nominasi dalam penghargaan Piala Oscar 2021. Film karya Kamila Andini ini mengisahkan Yuni (diperankan oleh Arawinda Kirana), remaja yang kehidupannya dibalut dengan pedoman budaya dan agama, sebuah problematika seputar keperawanan dan pernikahan usia dini.

Turah

Wicaksono Wisnu berhasil menyajikan sebuah film dengan bahasa daerah (Jawa-Tegal) berlatarkan desa terpencil (Tirang). Ceritanya, warga desa tersebut berjuang di antara keterbatasan akses listrik dan air bersih. Film ini menyabet pernghargaan Singapore International Film Festival (2016), Bengaluru Internasional Film Festival dan Asean International Film Festival and Ward (2017).

  • Bagikan