KAPOL.ID — Ramadan sudah memasuki hari-hari akhir. Arus mudik sudah jadi tradisi yang tak pernah lepas dari masyarakat Indonesia. Sebab Idulfitri jadi momentum berkumpulnya keluarga setelah sekian lama terpisahkan jarak.
Ada arus mudik biasanya ada juga posko persinggahan bagi para pemudik. Terutama bagi mereka yang pulangnya sangat jauh, melintasi kota bahkan provinsi. Kali ini, di Jawa Barat, masjid-masjid akan menjadi posko persinggahan bagi para pemudik.
Contohnya di Kabupaten Tasikmalaya. Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tasikmalaya menjadikan Masjid Ar-Rahmah, Rajapolah, sebagai pusat posko; di samping puluhan masjid lain di Kabupaten Tasikmalaya.
Di Masjid Ar-Rahmah, Kemenag Tasikmalaya sudah menggelar Apel Pasukan Relawan Masjid Ramah Pemudik, Sabtu (14/3/2026). Kepala Kantor Kemenag, H. Ahmad Patoni langsung memimpin apel tersebut.
Pada Apel Gelar Pasukan tersebut; hadir antara lain ASN Kantor Urusan Agama (KUA), para Penyuluh Agama, Laskar Diniyah, Ansor, Banser, serta Pramuka Saka Amal Bakti setempat. Pasukan inilah yang siap memberikan pelayanan.
Ahmad Patoni mengatakan bahwa Apel Gelar Pasukan merupakan tanda kesiapan para relawan. Mereka meyakini bahwa memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik termasuk ibadah.
“Hari ini kami mengajak kepada para relawan untuk memberikan pelayanan terbaik sesuai kemampuan masing-masing. Apapun yang kami berikan kepada pemudik adalah nilai yang sangat berharga,” terang Ahmad Patoni.
Adapun tugas para relawan akan sangat beragam. Misalnya menyediakan makanan dan minuman untuk berbuka maupun sahur, kalau ada. Relawan dengan keahlian memijat juga bisa menyumbangkan tenaganya untuk melakukan pelayanan refleksi pada para sopir.
Guna memaksimalkan pelayanan, Ahmad Patoni juga berpesan agar para relawan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Salah satunya mematuhi jadwal piket, supaya pelayanan tidak terganggu.
Di pihak lain, PIC Masjid Ar-Rahmah SR Rajapolah sekaligus Kepala KUA setempat; H. Dindin mengaku telah menyusun sistem pelayanan relawan dengan pembagian tiga shift: pagi, sore dan malam.
“Kami sudah susun jadwalnya tiga shift, yaitu pagi, sore, dan malam. Setiap shift relawannya terdiri dari Penyuluh Agama, guru dan siswa Pramuka, serta anggota organisasi mitra seperti FKDT, Ansor, Banser, dan pengurus DKM,” kata Dindin.
Pelayanan Masjid Ramah Pemudik sendiri terjadwal sejak tanggal 14 hingga 29 Maret 2026. Dindin berharap pihaknya dapat memberikan kenyamanan dan kehangatan pelayanan pada pemudik selama beristirahat di masjid.
Support KAPOL with subscribe, like, share, and comment
Youtube : https://www.youtube.com/c/kapoltv
Portal Web : https://kapol.tv/
Portal Berita : https://kapol.id/
Facebook : https://www.facebook.com/kabar.pol
Twiter : https://twitter.com/kapoltv












