PENDIDIKAN

Hari Kedua TKA di SMKN 2 Bandung Diwarnai Kendala Server Pusat, 30-an Siswa Ujian Susulan

×

Hari Kedua TKA di SMKN 2 Bandung Diwarnai Kendala Server Pusat, 30-an Siswa Ujian Susulan

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Nasional di SMKN 2 Bandung pada hari kedua sempat diwarnai kendala teknis dari server pusat, Selasa (27/10/2026). Akibat gangguan tersebut, puluhan siswa terpaksa harus mengikuti ujian susulan.

​Wakasek Kurikulum sekaligus Ketua Pelaksana TKA SMKN 2 Bandung, Saifudin Juhri, M.Pd., mengungkapkan bahwa pada hari pertama pelaksanaan ujian berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Namun, kendala mulai muncul pada hari kedua, khususnya saat peserta memasuki sesi pertama.

​”Jadi pada saat peserta masuk ke survei, mereka tidak bisa mengerjakan tahap selanjutnya. Di KCD disampaikan, kendala itu terjadi karena aplikasi ingin membentuk paket tes dari sisi peserta. Jadi apabila peserta belum mendapatkan sama sekali tes, maka akan error,” ujar Saifudin saat ditemui di SMKN 2 Bandung.

​Ia menjelaskan, gangguan tersebut terjadi secara menyeluruh pada sistem full daring yang menggunakan server pusat. Sekolah sendiri, lanjutnya, hanya menyediakan perangkat komputer dan jaringan web yang langsung terhubung ke pusat tanpa menggunakan server lokal.

​”Ada yang tidak bisa login dari awal. Nah, pas masuk ke survei lingkungan belajarnya, itu terkendala hampir semuanya, langsung error. Bahkan ada juga yang karena terlalu banyak login, langsung diblokir sama servernya,” jelasnya.

​Akibat gangguan tersebut, pihak sekolah mencatat ada sekitar satu laboratorium penuh yang berisikan lebih dari 30 siswa harus dijadwalkan ulang untuk mengikuti ujian susulan. Meski demikian, penyesuaian waktu sempat dilakukan pihak panitia dengan menambah durasi bagi sesi berikutnya.

​”Sebagian anak sebenarnya tidak menghendaki susulan, tetapi karena sampai akhir mereka tidak bisa mengerjakan sampai selesai, maka ada beberapa orang yang memang harus diajukan susulan. Ada satu lab bahkan yang harus mengikuti susulan semuanya, sekitar 30-an lebih,” terangnya.

​Di sisi lain, Saifudin menyebutkan total keseluruhan peserta TKA di SMKN 2 Bandung mencapai 665 siswa, dari SMKN 2 sebanyak 634 siswa, dan dari luar sebanyak 31 siswa, yang terbagi dalam dua gelombang. Menariknya, pelaksanaan di sekolah ini tidak hanya diikuti oleh siswa internal, melainkan juga memfasilitasi peserta dari luar daerah seperti Aceh, Bogor, hingga Sulawesi atas koordinasi antar-dinas.

​Terkait kesiapan siswa, pihak sekolah telah mengantisipasi pelaksanaan ujian dengan mengoptimalkan Learning Management System (LMS) mengingat sebagian besar siswa sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL). Selain itu, animo siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi juga cukup tinggi, terutama dari jurusan teknologi informasi, seni, DKV, RPL, animasi, hingga teknik mesin.

​Menanggapi kendala teknis yang terjadi, Saifudin berharap ke depannya pihak penyelenggara pusat dapat memberikan sosialisasi serta kisi-kisi soal jauh-jauh hari.

​”Harapannya, kalau memungkinkan, pelaksanaan TKA ini sosialisasinya dan kisi-kisi soalnya disampaikan lebih awal kembali, sehingga anak-anak kami dan rekan-rekan yang lain, termasuk guru, bisa mempersiapkan lebih baik lagi,” pungkasnya (AM)