KANAL  

Jadi Ketua RMI Kab.Bandung, H Budi Faizal Targetkan Pendirian 100 Kopontren

H Budi Faizal Farid terpilih jadi Ketua Rabithah Ma'ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama Kabupaten Bandung. Ia menargetkan bisa mengembangkan ekonomi pesantren melalui kopontren. ***

 

KAPOL.ID- Didaulat jadi ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Nahdatul Ulama Kabupaten Bandung, H Budi Faiza Farid siapkan program unggulan untuk pesantren.

Salah satu program yang ingin dilakukan yakni pengembangan ekonomi pesantren melalui pembentukan koperasi pesantren (kopontren) .

Targetnya bagaimana pesantren di masa depan memiliki sektor usaha yang bisa membantu kemajuan pesantren.

Juga lembaga usah di pesantren bisa dijadikan kawah candradimuka para santri dalam mencetak enterpreneur handal.

“Santri tidak hanya belajar kitab kuning saja tetapi ketika ada lembaga usaha bisa dijadikan sarana untuk belajar wirausaha,” kata H Budi Faizal Farid Selasa (22/12/2021).

Target awal, ada 100 pesantren yang diplot untuk bisa mendirikan lembaga koperasi bagi pengembangan ekonomi pesantren.

Kenapa 100 pesantren, kata H Budi Faizal Farid ini berkaitan dengan momentum dalam menyambut satu abad Nahdlatul Ulama.

Pendidikan dan ekonomi menjadi salah satu poin yang harus terus ditingkatkan NU agar masyarakat lebih sejahtera.

Di Kabupaten Bandung sendiri ada 360 pesantren yang menjadi bagian dalam Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama.

Diakui H Budi Faizal Farid, pesantren memiliki peranan yang besar bagi kemajuan pendidikan masyarakat.

Dengan adanya lembaga ekonomi pesantren ke depan pesantren juga bisa menjadi lembaga pencetak santri wirausaha.

“Semoga di masa depan akan lahir santri wirausaha, dan ekonomi nasional bisa digerakkan oleh para santri,” katanya.

H Budi Faizal Farid yang merupakan pengurus Pesantren Bustanul Wildan Cileunyi Bandung itu, memiliki keyakinan ketika ekonomi pesantren tumbuh maka ekonomi masyarakat juga tumbuh.

Pesantren bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Dan ketika pesantren maju di bidang ekonomi, akan juga berdampak pada masyarakatnya.

“Semoga apa yang menjadi program kami di pesantren mendapat dukungan dari pemerintah,” katanya.

Kata H Budi Faizal Farid, sudah saat nya ekonomi pesantren bisa bangkit tumbuh dan berkembang. Dan penggerak ekonomi nantinya berasal dari santri.

Dengan demikian bonus demografi bangsa Indonesia di masa depan akan diisi oleh para santri dan Indonesia tumbuh menjadi negara maju. ***