Jalan Lingkar Utara dan Selatan Kabupaten Tasik, Mungkin Kembali Mandek

  • Bagikan
Warga Kabupaten Tasikmalaya mesti kembali bersabar, karena pembangunan jalan lingkar utara dan selatan bisa kembali mandek.

KAPOL.ID–Rencananya sudah sejak lama. Bertahun-tahun belum juga terlaksana. Tahun ini, pembangunan jalan lingkar utara dan selatan Kabupaten Tasikmalaya ada kemungkinan nasibnya masih sama.

Kata Atep Dadi Sumardi, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan dan Pemukiman (PUTRPP) Kabupaten Tasikmalaya, pemerintah akan melakukan evaluasi.

“Sebetulnya sudah ada masterplannya dan masuk dalam RPJMD tahun 2016-2021. Tapi untuk pembangunan kedua jalan lingkar itu setidaknya membutuhkan triliunan rupiah,” ujar Atep.

Salah satu beban pemerintah daerah adalah anggaran pembebasan lahan. Jumlahnya mencapai Rp 1,2 saat dihitung tahun 2017. Itulah di antaranya yang memberatkan, menurut Atep.

Jalan lingkar sendiri pada mulanya untuk mengurai kemacetan di wilayah Singaparna. Meski jalan lingkar tidak jadi dibangun dalam waktu dekat, pemerintah berencana memungsikan jalur Tinewati–Singaparna.

“Memang harusnya ada penambahan ruas jalan. Apalagi nanti akan ada pintu tol di wilayah Singaparna. Sementara anggaran kita terbatas. Seharusnya, kita melihat dulu anggarannya baru merencanakan,” pungkas Atep.

  • Bagikan