BIROKRASI

Bidik Nol Persen Kemiskinan, Dony Ahmad Munir Beri Target Tegas untuk Camat Cisarua

×

Bidik Nol Persen Kemiskinan, Dony Ahmad Munir Beri Target Tegas untuk Camat Cisarua

Sebarkan artikel ini

KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Momentum Hari Jadi (Milangkala) Kecamatan Cisarua yang ke-25 menjadi ajang penegasan komitmen penuntasan kemiskinan di wilayah Kabupaten Sumedang.

Dalam acara yang berlangsung di Lapang Tanggulan tersebut, Dr. H. Dony Ahmad Munir, S.T., M.M., memberikan instruksi taktis kepada jajaran otoritas kewilayahan untuk mengentaskan angka kemiskinan melalui program pemberdayaan yang terstruktur.

Melalui unggahan di akun media sosial resminya, Dony menegaskan bahwa penanggulangan kemiskinan tidak boleh sekadar menjadi program pasif. Ia menggarisbawahi pentingnya intervensi pemerintah yang berdampak langsung pada perubahan nasib dan kemandirian ekonomi warga.

“Anu miskin urang robah supados teu miskin (yang miskin kita ubah supaya tidak miskin). Pasihan (berikan) program ti pamaréntah, program usahana atanapi program anu sanésna, janten katingal aya berdampak ka masyarakatna (program usahnya atau program lainnya, jadi terlihat ada dampak ke masyarakatnya),” kata Doni sesuai unggahan video medsosnya. Minggu (24/5)

Secara spesifik, Dony melemparkan tantangan berbasis target (target-oriented) kepada Camat Cisarua.

Merujuk pada data kewilayahan yang mencatat masih adanya sekitar 50 warga dalam kategori prasejahtera, ia menginstruksikan agar indikator kemiskinan tersebut dapat dituntaskan sebelum masa tugas sang camat berakhir.

“Engké pami mialos janten camat, tos teu aya anu miskin deui di Cisarua (Nanti kalau sudah tidak menjabat jadi camat, sudah tidak ada yang miskin lagi di Cisarua). Siap, Camat?” tantang Dony yang langsung disambut pekik kesiapan oleh jajaran pemerintahan kecamatan.

Untuk merealisasikan target ambisius tersebut, Dony memaparkan tiga pilar strategis yang mengakar pada nilai lokal, yakni Sauyunan (seiya sekata), Guyub (kebersamaan), dan Gembira (optimisme kolektif).

Sinergi ketiga instrumen ini dinilai menjadi kunci utama dalam mengakselerasi kemajuan pembangunan di Kecamatan Cisarua yang kini menginjak usia perak.

Pantauan di lokasi, peringatan Milangkala ke-25 ini tidak hanya diisi dengan resepsi formal, melainkan diintegrasikan dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat secara langsung di lapangan.

Guna menekan angka pengangguran, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumedang menggelar Mini Job Fair di sekitar area kegiatan. Di saat yang sama, UPTD Puskesmas Cisarua juga membuka posko pelayanan cek kesehatan gratis bagi warga penumpat.

Kemeriahan ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas kerukunan warga, penampilan seni tari tradisional Sunda oleh generasi muda setempat, serta konfigurasi pelepasan asap warna-warni (smoke bomb) yang menandai semangat baru Kecamatan Cisarua menuju wilayah yang maju dan mandiri.(GUH)***