KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Di tengah gema takbir yang mengangkasa menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumedang, Dr. Eka Ganjar Kurniawan, S.Sos, M.E., menyampaikan pesan strategis bagi insan pendidikan dan masyarakat.
Ia menekankan bahwa esensi kurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan laboratorium pendidikan karakter yang nyata untuk membentuk profil pelajar yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.
Dalam keterangannya, Dr. Eka Ganjar mengingatkan bahwa kisah keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS adalah puncak dari sebuah proses pendidikan ketaatan dan integritas. Dalam konteks dunia pendidikan, pengorbanan tersebut diartikan sebagai dedikasi dalam menuntut ilmu serta kesediaan meninggalkan zona nyaman demi mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Ujian terbesar bagi kita saat ini, terutama bagi para pendidik dan orang tua, adalah bagaimana kita mampu mengorbankan ego dan kepentingan pribadi untuk memprioritaskan kualitas masa depan anak-anak kita melalui pendidikan yang berbasis nilai-nilai spiritual,” ujar Dr. Eka.
Sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Dr. Eka Ganjar menggarisbawahi tiga poin penting yang mengintegrasikan nilai ibadah kurban ke dalam sistem pendidikan di Kabupaten Sumedang:
1.Kurban sebagai Media Transformasi Karakter
Ia mengimbau agar momentum penyembelihan hewan kurban di lingkungan sekolah dijadikan sarana pembelajaran bagi siswa mengenai nilai kerelaan, disiplin, dan pengabdian. Pelajaran sesungguhnya bukan pada daging yang dibagikan, melainkan pada ketulusan hati dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.
2.Pendidikan Empati dan Kesalehan Sosial
Dr. Eka mengingatkan bahwa distribusi daging kurban adalah praktik langsung dari pendidikan empati. Siswa diajarkan untuk peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya, memastikan tidak ada rekan atau warga di lingkungan sekolah yang merasa kekurangan di hari kemenangan ini.
3.Keteladanan dalam Kepemimpinan Pendidikan
Ia mengibaratkan pengabdian seorang guru dan orang tua seperti keteguhan Nabi Ibrahim AS. Sebuah proses pendidikan membutuhkan kesabaran yang tak bertepi dan keikhlasan untuk terus memberi “cahaya” ilmu pengetahuan, meskipun tantangan zaman semakin kompleks.
“Kurban mengajarkan kita tentang pentingnya keteladanan. Di Dinas Pendidikan, kami percaya bahwa satu contoh tindakan jauh lebih berharga daripada seribu kata-kata. Keberhasilan pendidikan karakter di Sumedang sangat bergantung pada sejauh mana kita mampu menjadi ‘teladan’ bagi anak didik kita dalam hal kejujuran dan pengorbanan,” tuturnya.
Menutup penyampaiannya, Dr. Eka Ganjar Kurniawan atas nama pribadi, keluarga, serta seluruh jajaran Dinas Pendidikan Pemkab Sumedang, menyampaikan ucapan Selamat Idul Adha 1447 H kepada seluruh masyarakat dan insan pendidikan di Sumedang.
Ia berharap momentum sakral ini dapat memperkuat sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi Sumedang yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara spiritual dan berkarakter kuat.
“Mari kita rayakan hari raya ini dengan memperbaharui tekad untuk mencetak generasi penerus yang beradab, berilmu, dan memiliki semangat kurban dalam membangun daerah kita tercinta,” pungkasnya.*(GUH)*












