PENDIDIKAN

Kadisdik Sumedang Wanti-wanti Sekolah: Acara Perpisahan Harus Sederhana, Jangan Bebani Orang Tua

×

Kadisdik Sumedang Wanti-wanti Sekolah: Acara Perpisahan Harus Sederhana, Jangan Bebani Orang Tua

Sebarkan artikel ini

KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Eka Ganjar Kurniawan, memberikan wejangan penting bagi para peserta didik yang akan segera mengakhiri tahun ajaran 2025/2026 dan bersiap melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

​Pesan menyejukkan sekaligus tegas tersebut disampaikan Eka usai dirinya menghadiri langsung kegiatan Haflah Musyahadah dan Khotmil Qur’an Santri TKA-TPA BKPRMI se-Kabupaten Sumedang yang memadati GOR Tadjimalela, Selasa (16/6/2026).

​Dalam kesempatan itu, Eka menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian seluruh siswa di Sumedang yang telah menyelesaikan proses belajar mengajar pada tahun ajaran ini.

​”Saya mengucapkan selamat kepada para peserta didik, baik yang akan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi maupun yang akan naik kelas. Mudah-mudahan apa yang telah dipelajari pada jenjang sebelumnya dapat menjadi bekal yang bermanfaat untuk meraih prestasi yang lebih baik di masa mendatang,” ujar Eka di sela-sela kegiatan.

​Eka juga menitipkan pesan mendalam agar anak-anak Sumedang tidak cepat puas dengan ilmu yang didapat hari ini. Semangat belajar harus terus digenjot demi masa depan yang lebih cerah sekaligus mendongkrak mutu pendidikan di Sumedang.

​Bukan sekadar memberikan motivasi, Kadisdik Sumedang ini juga memanfaatkan momen untuk menggarisbawahi kebijakan krusial terkait tradisi acara perpisahan atau pelepasan siswa di sekolah-sekolah yang kerap memicu polemik di kalangan orang tua.

​Secara blak-blakan, Eka mengingatkan pihak sekolah agar patuh pada surat edaran yang sudah dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan. Intinya, tidak boleh ada acara perpisahan yang kedodoran hingga memberatkan dompet orang tua murid.

​”Hal ini sesuai dengan edaran yang telah kami sampaikan sebelumnya. Pelaksanaan perpisahan agar dilakukan secara sederhana dan dilaksanakan di satuan pendidikan masing-masing, apabila memang diselenggarakan,” tegasnya

​Eka sangat berharap seluruh kepala sekolah dan komite di Kabupaten Sumedang memiliki pemahaman yang sama. Momen perpisahan sekolah seyogianya diisi dengan kegiatan khidmat yang bermakna, bukan ajang pamer kemewahan yang ujung-ujungnya membebani wali murid.

​Menutup tahun ajaran 2025/2026 ini, Disdik Sumedang juga mengimbau para orang tua untuk memantau anak-anaknya selama masa libur sekolah agar tetap melakoni aktivitas yang positif, sehingga siap menyambut tahun ajaran baru dengan energi dan semangat yang baru pula. (ZS)