Kemen PUPR Tinjau Padat Karya di Indramayu

  • Bagikan

KAPOL.ID – Kementerian PUPR melalaui Ditjen Sumber Daya Air (SDA) membangun modernisasi jaringan irigasi rentang dan program padat karya di Kabupaten Indramayu.

Hal itu sebagai upaya mewujudkan efisiensi penggunaan sumber daya air yang tersedia di Daerah Aliran Sungai.

Bendung Rentang mengairi lahan seluas 88.000 Ha. Rehabilitasi Irigasi Rentang diharapkan akan meningkatkan intensitas penanaman (IP) dari 130 persen menjadi 200 persen.

Rehabilitasi dan modernisasi Irigasi Rentang ini ditarget selesai tahun 2023. Dananya dari loan dan ada 9 paket Rentang Irrigation Modernization Project (RIMP)

K”baru dimulai bulan Juni,” kata Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR Ir. Jarot Widyoko  saat meninjau proyek rehabilitasi dan modernisasi Irigasi Rentang di Desa Rancasari dan Mulyasari, Kecamatan Bangodua,

Selain rehabilitasi dan modernisasi irigasi Rentang, Joko menuturkan, Kementerian PUPR juga melaksanakan lapangan pekerjaan bagi warga dengan program padat karya.

“Jadi selama dua bulan yang bekerja adalah warga dalam program padat karya bagi warga terdampak Covid-19 ada juga petani yang menunggu panen padi maupun menunggu panen tebu. Kalau kami hitung 900 orang sehari dikali dua bulan, jadi penyerapan kerja sebanyak hampir 63 ribu orang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk-Cisanggarung (BBWS Cimancis), Ismail Widadi akan berupaya semaksimal mungkin menyelesaikan proyek tersebut.

“Upaya kami ya memenuhi apa yang sudah disepakati dalam kontrak sebaik-baiknya. Semaksimal mungkin kami bisa lebih cepat. Karena memang kita dituntut cepat oleh Presiden melalui menteri PUPR,” tuturnya.

Usai menijau lokasi pekerjaan padat karya, di Desa Rancasari dan Mulyasari,  Kecamatan Bango dua,  tim Kementrian PUPR dan BBWS  melanjutkan perjalanan kesalah satu warga terkena dampak Covid-19 di Desa Tunggulpayung, Kecamatan Lelea.

Salaha satu warga setempat, wailik
mengucapkan banyak terimakasih kepada kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalaui Balai Besar Cimanuk Cisanggarung,  (BBWS) dan PT Waskita karya sebagai pelaksana proyek padat karya khususnya di Desa Tunggulpayung, Kecamatan Lelea, Indramayu.

“Dengan adanya proyek padat karya yang dilaksanakan oleh PT Waskita karya adalah merupakan denyut nadi yang dapat memberikan napas segar bagi keluarga saya dimasa pandemi covid-19 ini,” ucap dia.

Selama masa pandemi covid-19, dirumahkan oleh pihak perusahaan. Alhamdullilah kini kembali bekerja diproyek padat karya, tentunya akan mengurangi beban ekonomi dimasa pandemi covid-19

“Sebagai tambahan pendapatan untuk memenuhi kebutihan sehari hari saya buka warung kecil kecilan didepan rumah. Pulang kerja saya bantu istri diwarung, untuk kebutuhan sekolah anak anak selama pandemi covid-19, dibantu oleh Pak Kuwu Tunggulpayung  Sujaya,” ungkapnya.

Ditempat terpisah salah satu petani Tunggulpayung, Kec. Lelea, Kustama
merindukan lahan teknis.

Menurutnya, betapa pentingnya proyek  RIMP ini, untuk mewujudkan impian petani lahan tadah hujan, dicetak menjadi lahan teknis.

Proyek  RIMP diharapkan dapat menekan biaya pertanian, yang setiap tahunnya cukup besar.

Begitupula ungkapan, Waryana tersenyum gembira menyambut kehadiran proyek RIMP.

“Kehadiran proyek RIMP minimalnya mengurangi beban biyaya. Berharap agar masyarakat ikut serta melibatkan diri dalam menjaga keamanan dan ketertiban dengan adanya proyek ini, jangan sampai petani bisa tanam tapi tidak bisa panen,” katanya.

Dandim 0616 Indramayu melalui Pelda Sufardhol mengatakan, sebagai pendamping PT Waskita Karya,  pihaknya siap membantu masyarakat  dilapangan dalam melakukan pekerjaan padat karya yang diluncurkan Kementrian PUPR,  melalui BBWS yang dilaksanakan oleh PT Waskita Karya.

Dalam kesempatan itu, Pelda Sufardhol, mengucapan terimakasih kepada  Kementrian PUPR melalui BBWS, yang telah meluncurkan program padat karya yang dilaksanakan oleh PT waskita karya.

“Ini dapat membatu masyarakat dalam kesulitan ekonomi dimasa pandemi covid-19 ini,” ujarnya. (Idi/Gani Wardhana)***

  • Bagikan