oleh

Kendaraan Anggota Yonif Raider 301/Prabu Kian Santang, Diperiksa

KAPOL.ID – Komandan Subdenpom III/2-1 Sumedang, Kapten CPM Eko Budiyanto pimpin langsung pemeriksaan kelengkapan surat kendaraan anggota TNI Angkatan Darat (AD) di Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 301/Prabu Kian Santang, Selasa 3 Maret 2020.

Kegiatan tersebut, disaksikan Komandan Batalyon Raider 301/Prabu Kian Santang, Mayor Inf. Wahyu Alfiyan Arisandi dan diikuti oleh sedikitnya 150 prajurit pengguna kendaraan roda dua dan empat.

Komandan Batalyon Infanteri Raider 301/Prabu Kian Santang, Mayor Inf Wahyu Alfiyan Arisandi menyambut positif kegiatan pemeriksaan kelengkapan administrasi kendaraan oleh Subdenpom III/2-1 Sumedang.

“Kegiatan pengecekan kelengkapan administrasi ini, pada dasarnya memberikan perlindungan bagi anggota TNI khususnya saat berkendara di jalan raya. Sejatinya, kelengkapan adminitrasi personil dan kendaraan juga sebagai upaya mengantisipasi terjadinya kecelakaan berlalulintas,” ucapnya.

Komandan Yonif Raider 301 mengimbau agar semua anggotanya dapat menaati peraturan berlalulintas dan melengkapi kembali apabila ada surat surat yang belum lengkap.

Komandan Subdenpom III/2-1 Sumedang, Kapten CPM Eko Budiyanto mengatakan, bahwa pemeriksaan kelengkapan administrasi kendaraan pribadi maupun dinas dan pengendara bagi anggota TNI AD tersebut dalam rangka penegakan, pengamanan serta disiplin personil di internal TNI AD, dengan nama sandi kegiatan, Waspada Wira Kujang tahun 2020.

“Ini hari terakhir kegiatan, kemarin kami lakukan pemeriksaan di Makodim 0610/Sumedang dan sekarang di Yonif Raider 301/ Prabu Kian Santang,” katanya.

Setelah di cek, sambung Eko, meskipun semua kendaraan lengkap dengan STNK dan BPKB nya, namun, ada beberapa personil yang masih belum memiliki SIM TNI dan SIM umum.

“Meski tidak banyak, namun kami sudah mencatat ada berapa jumlah anggota TNI AD di Sumedang yang belum memiliki SIM TNI maupun Umum. Sehingga, setiap anggota TNI wajib melengkapi administrasi kelengkapan berlalu lintas sebelum dilakukan operasi Gaktib diluar markas,” ujarnya.***

Komentar