SOSIAL  

Ketua KNPI: “Kepemudaan sebagai Elemen Wajib, Bukan sekadar Pilihan”

Ketua DPD KNPI Kabupaten Tasikmalaya, Nana Sumarna menanti kebijakan pasangan Ade-Cecep yang berpihak kepada pemuda. (Foto: kapol.id/Amin R. Iskandar)

KAPOL.ID–Muncul harapan, atas pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya, Senin (26/4/2021). Paling tidak, pasangan Ade Sugianto-Cecep Nurul Yakin bukan sekadar mengisi jabatan kepala daerah, kemudian tanpa efek apa-apa.

Salah satu harapan datang dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). Ketua DPD KNPI Kabupaten Tasikmalaya, Nana Sumarna berharap ke depan pemuda tidak lagi hanya dijadikan objek eksploitasi di saat kampanye, tetapi kebijak tidak memihak.

“Nanti untuk elemen kepemudaan itu menjadi urusan wajib, bukan lagi urusan pilihan. Karena Perda tentang Pelayanan Kepemudaan sudah selesai dibahas di DPRD,” ujar Nana, selepas menyaksikan prosesi pelantikan di aula pendopo.

Nana memandang keberpihakan kebijakan terhadap pemuda sangat penting. Misalnya dalam hal menyediakan fasilitas pelatihan pemuda. Dengan demikian pemuda menjadi berdaya dan tidak lari ke kota untuk mencari pekerjaan.

“Pemuda itu harusnya mampu melakukan pemberdayaan potensi yang ada di daerahnya. Karena semangan Undang-undang Desa kan pemberdayaan. Maka turunan yang harus dilaksanakan oleh pemerintah daerah juga sama,” lanjutnya.

Hal lain yang menjadi pekerjaan rumah Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya ke depan, kata Nana, adalah pembangunan infrastruktur dan pendidikan. Karena ternyata Indeks Pembangunan Manusia (IPM)-nya masih sangat rendah.

“Selama dua periode terakhir ini progres infrastruktur saja kan tidak jelas. Capaiannya seperti apa? Jalan ruas Cikalong misalnya, sampai hari ini tidak terawat. Banyak lagi infrastruktur kita yang rusak,” tambahnya.

Sementara di bidang pendidikan, Nana menyoroti rata-rata sekolah yang masih di angka 7,8. Artinya, masih banyak warga Kabupaten Tasikmalaya yang baru bisa sekolah sampai kelas 2 SMP, kemudian berhenti (putus sekolah).

“Ini penting sekali ke depan dari Pak Ade dan Pak Cecep ada semacam upgrade untuk proses pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya,” Nana menandaskan.