Terhubung dengan KAPOL

BISNIS

Kolaborasi Berbasis Teknologi The NextDev Summit 2019

|

KAPOL.ID – The NextDev Summit, ajang konferensi teknologi yang menghubungkan para pemangku kepentingan dari berbagai latar belakang, mulai dari tech-enthusiasts, startup, komunitas, hingga investor.

Sukses menggelar program The NextDev tiap tahun sejak tahun 2015, untuk pertama kalinya tahun ini Telkomsel menghadirkan The NextDev Summit sebagai bentuk konsistensi Telkomsel memperkuat kontribusi program tersebut dalam mendorong gerakan yang menghasilkan dampak sosial positif di Indonesia melalui pemberdayaan early-stage startup, serta melahirkan inspirasi dan ide-ide baru bagi kemajuan bangsa Indonesia melalui pemanfaatan teknologi digital tepat guna.

Telkomsel juga membawa pengalaman uji coba teknologi 5G di The NextDev Summit yang menggunakan frekuensi 28 GHz sesuai izin uji coba yang diberikan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI)

Pada acara yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center pada 7 Desember 2019 tersebut, Telkomsel menobatkan tiga startup muda terbaik yaitu Ravenry, Ibunda, dan Crowde yang mendapatkan sejumlah hadiah dan berkesempatan mengikuti program inkubasi The NextDev Academy di tahun 2020.

Acting CEO Telkomsel Heri Supriadi mengatakan, The NextDev telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya Telkomsel dalam mewujudkan ekosistem digital secara menyeluruh dan berkelanjutan di Indonesia. Untuk itu, kami dengan bangga mengucapkan selamat kepada Ravenry, Ibunda, dan Crowde atas keberhasilannya menjadi startup yang terbaik pada The NextDev Summit 2019. Semoga kesuksesan ini menjadi awal yang baik untuk semakin menginspirasi negeri melalui dampak sosial positif yang mampu diberikan kepada masyarakat.

Tiga startup terbaik Ravenry, Ibunda, dan Crowde merupakan peserta The NextDev Talent Scouting 2019, sebuah ajang pencarian startup digital di seluruh Indonesia yang telah berlangsung sejak April hingga November tahun ini. Atas keberhasilannya itu, ketiga startup tersebut akan mendapatkan hadiah berupa 5G (Grant Money, Great Mentors, Generate Exposures, Good Opportunities, dan Golden Ticket to The NextDev Academy) untuk mengembangkan solusinya agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang lebih luas.

Selain itu, 24 startup yang telah berhasil masuk ke babak final juga berkesempatan mengikuti The NextDev Academy di tahun 2020, sebuah program inkubasi selama enam bulan untuk mengembangkan kapasitasnya dalam memperkuat dampak sosial yang dihasilkan bagi masyarakat.

Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Johnny G. Plate mengapresiasi langkah itu. Menurutnya, saat ini membutuhkan banyak talenta digital untuk bertransformasi menjadi bangsa digital sehingga tidak tertinggal dari negara-negara lain. Untuk itu, saya sangat gembira The NextDev mampu mendukung sejumlah inisiatif pemerintah, termasuk Gerakan 1000 Startup dan NextICorn, dalam membantu menciptakan ekosistem digital secara menyeluruh dan berkelanjutan.

“Di samping itu pemerintah telah berupaya membangun infrastruktur yang memadai melalui penyelenggaraan fiber optic, BTS, satelit, dan penataan spektrum untuk teknologi 5G. Selanjutnya adalah peran para talenta digital untuk terus berkreasi dan menghasilkan inovasi-inovasi yang tidak hanya berkembang di dalam negeri, namun juga bisa menembus pasar internasional sehingga kita bisa menjadi pemenang di sektor ekonomi digital,” katanya.

Diskusikan di Facebook
Advertisement

Silakan mengirim pesan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *