OLAHRAGA

KORMI Cabang Kabupaten Tasik Genap Setahun, Melakukan Apa Saja?

×

KORMI Cabang Kabupaten Tasik Genap Setahun, Melakukan Apa Saja?

Sebarkan artikel ini
KORMI
Ketua Umum KORMI Kabupaten Tasikmalaya, Cecep Nur Yakin (depan tengah) bersama Pimpinan DPRD Kabupaten Tasikmalaya dan anggota KORMI senam bersama sambil bergembira. Pemandangan ini tampak saat KORMI cabang Kabupaten Tasikmalaya menggelar perayaan ulang tahun ke-1. (Foto: kapol.id/Amin R. Iskandar)

Banyak Inorga yang bergabung KORMI dalam waktu singkat bukan berarti tanpa kualifikasi. Kata Cecep, pihaknya tentu melakukan verifikasi banyak hal. Mulai dari legalitas, AD/ART, kegiatan hingga sekretariat Inorga bersangkutan. Karena KORMI sendiri ingin menjalankan organisasi secara tertib administratif.

Merancang Program

Setelah semua tahapan itu terjalani, KORMI cabang Kabupaten Tasikmalaya kemudian berembuk untuk menentukan program. Masing-masing Inorga meluncurkannya, termasuk program untuk tahun 2023.

“Kita mengadakan kegiatan ulang tahun hari ini juga hasil sharing dengan semua Inorga. Sehingga terealisasilah yang dimotori oleh Inorga Fokbi. Tahun ini kami juga akan mengadakan jambore olahraga masyarakat Indonesia, nanti akhir tahun; bareng dengan pertandingan Pelangi atau Persatuan Layang-layang Indonesia se-Jawa Barat. Kami jadi tuan rumahnya,” tambah Cecep.

Terkait pertandingan Pelangi, Cecep belum bisa memastikan kapan waktu tepatnya. Karena sejauh ini cuaca masih belum memungkinkan, masih sering hujan yang pasti menghambat penerbangan layang-layang.

Pastinya, begitu memungkinkan, pertandingan Pelangi akan secepatnya digelar. Untuk tempatnya di daerah Bojong, Kecamatan Ciawi. “Tadinya mau bulan ini, tapi lihat cuaca, insyaallah nanti kita lihat. Kalau memungkinkan cuacaunya, kita gelar secepatnya,” Cecep menekankan.

Lebih dari itu, Cecep yang merupakan politikus Partai Demokrat juga berharap ke depan dapat mengakomodir potensi-potensi olah raga masyarakat yang bersifat tradisional. Karena bagi KORMI, olah raga bukan sekadar memperkuat ketahanan fisik dan kejiwaan, tapi juga memperkuat hubungan sosial antarmasyarakat dan menumbuhkan perekonomian dari sektor kepariwisataan.

“Seiring dengan berjalannya waktu, ini (olah raga tradisional, Red.) berjalan, cuma perlu pengorganisiran yang benar. Karena sekarang sudah ada Inorga-nya, ada KORMI-nya, ada rumah besarnya; maka kita berangkat dari verifikasi. Kalau sudah jelas, kami inventarisir, nanti kami ada pembinaan ke Inorga tersebut,” pungkas Cecep.

Support KAPOL with subscribe, like, share, and comment

Youtube : https://www.youtube.com/c/kapoltv

Portal Web : https://kapol.tv/
Portal Berita : https://kapol.id/
Facebook : https://www.facebook.com/kabar.pol
Twiter : https://twitter.com/kapoltv