KAPOL.ID-
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI “ngantaykeun” saksi terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi infrastruktur di Kota Banjar.
Sederet nama hari ini kembali menjadi terperiksa dalam pendalam kasus tersebut.
Pensiunan ASN yang pernah Mantan Kepala Bappeda Kota Banjar dan Direktur PDAM Tirta Anom, Oman Sutarman menjadi salah satunya.
Figur tersebut kerap kali wara-wiri di lingkungan Pendopo Wali Kota Banjar meski telah purnatugas beberapa tahun lamanya.
Diduga persahabatan dengan keluarga Wali Kota Banjar menjadi salah satu pemicu diperiksanya Oman Sutarman.
Nama lainnya yakni, Irma Yuliawati, ASN yang menjabat selaku Kasie Pemerintahan di Kec. Langensari pun ikut diperiksa.
Belum diketahui sejauh mana korelasi antara dugaan tindak pidana korupsi itu dengan terperiksa.
Berbeda dengan terperiksa lainnya, diketahui Irma bukanlah pejabat eselon yang pernah atau tengah menangani proyek infrastruktur besar terkait hal itu
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait hal itu oleh terperiksa maupun tim penyidik KPK RI.
Satu nama lagi yakni Kepala Dinas Kebersihan, Lingkungan Hidup, Pemakaman dan Pertamanan Kota Banjar, Sri Sobariah.
Sri dikaitkan penyidik dalam dugaan kasus tersebut sewaktu menjabat selaku Sekertaris Dinas PU.
Namun, dikarenakan berhalangan sakit, Sri diketahui tidak bisa memenuhi panggilan itu.
Kemungkinan besar akan dilakukan penjadwalan ulang atas Sei Sobariah oleh KPK RI
“Sedang dalam masa pemulihan di RS. Asih Husada. Sudah beberapa hari belum bisa ditemui,” kata salah seorang stafnya***












