KABAR PRIANGAN ONLINE – Setelah sempat menghentikan aktivitas pelayanan selama tiga minggu, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, kini bersiap untuk kembali beroperasi secara serentak pada Senin, 13 Juli 2026 mendatang.
Menyambut operasional tersebut, SPPG Tanjungsari menggelar agenda silaturahmi, evaluasi, sekaligus doa bersama di objek Wisata Alam Kampoeng Ciherang, Jumat (10/7/2026). Agenda ini dihadiri oleh 42 peserta yang terdiri dari para Kepala SPPG, Pengawas Akuntan, serta Pengawas Gizi dari 14 satuan pelayanan se-Kecamatan Tanjungsari.
Koordinator Kecamatan (Korcam) SPPG Tanjungsari, Arif Rusmana, S.H., mengungkapkan bahwa momentum mengaktifkan kembali mesin operasional ini berbarengan dengan adanya rencana penerapan sistem baru dari pusat.
“Pertemuan ini tak hanya sebatas silaturahmi, tetapi juga menjadi ajang evaluasi serta persiapan matang menjelang running serentak. Saat ini kami masih menunggu juknis (petunjuk teknis) terbaru serta upaya perbaikan sistem melalui arahan-arahan dari Badan Gizi Nasional (BGN),” ujar Arif.
Menurut Arif, ada beberapa poin krusial terkait perubahan regulasi yang kemungkinan besar akan diterapkan pada periode operasional kali ini.
Dua poin utama yang tengah diantisipasi oleh jajaran SPPG Tanjungsari meliputi:
Penyesuaian Hari Kerja: Hari operasional SPPG direncanakan bakal dipangkas menjadi 5 hari kerja dalam sepekan.
Refocusing Anggaran: Skema anggaran atau insentif dapur yang sebelumnya menyentuh angka Rp6 juta per hari, kini berpotensi mengalami perubahan nominal mengikuti juknis terbaru.
Lewat prosesi doa bersama yang digelar di tengah sejuknya suasana Kampoeng Ciherang, seluruh elemen pelaksana berharap transisi menuju regulasi baru ini dapat berjalan lancar tanpa hambatan teknis di lapangan.
Di akhir keterangannya, Arif menegaskan bahwa perubahan regulasi tidak akan menyurutkan komitmen mereka dalam mengawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Program strategis nasional ini tetap menjadi garda terdepan pemerintah dalam mendongkrak kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
“Kami sepakat mendukung penuh program strategis nasional ini. Semoga dengan SPPG yang makin berkualitas, kita bisa mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan bermutu, khususnya di wilayah Kecamatan Tanjungsari,” pungkas Arif. ***







