Mahasiswa Ma’soem University Ikuti Program Praktik Kerja dan KKN

Rektor Ma'soem University, Dadang Mohamad Ma'soem

KAPOL.ID – Praktik kerja atau magang merupakan program unggulan Ma’soem University.

Sebab, setiap akhir tahun akademik mahasiswa diterjunkan untuk magang kerja dalam bentuk PPL (Praktik Pengenalan Lapangan) mahasiswa semester tiga.

Kemudian, PAL (Praktik Adaptasi lapangan) mahasiswa semester empat, serta KKN (Kuliah Kerja Nyata) semester tujuh.

Pihak kampus MU melaksanakan acara kuliah pembekalan dan pelepasan bagi mahasiswa peserta PPL/PAL/KKN Universitas Ma’soem Program Sarjana dan Diploma Tiga tahun akademik 2021-2022 pada Rabu (29/06/2022).

Peserta Praktik Pengenalan Lapangan (PPL) diikuti oleh 274 mahasiswa semester II (tingkat 1), Peserta Praktik Adaptasi Lapangan (PAL) diikuti oleh 155 mahasiswa semester IV (tingkat 2), Peserta KKN (Kuliah Kerja Nyata) diikuti oleh 178 mahasiswa semester VI (tingkat 3).

Untuk (tingkat 1) yaitu PPL akan ditempatkan di perusahaan-perusahaan yang ada di lingkungan Ma’soem Grup.

Tingat selanjutnya, dilaksanakan di luar ma’soem grup, yang dijadikan tempat PAL oleh mahasiswa.

Badan usaha tersebut ada yang berbentuk PT/CV, instansi pemerintah, sekolah, koperasi dan ukm di wilayah Jawa Barat.

Sedangkan, tingkat akhir KKN untuk tahun ini dilakukan secara tematik dalam rangka menindak lanjuti MOU dengan Bupati Sumedang, ditempatkan di empat desa yang direkomendasikan.

Diantaranya, Desa Cibungur dan Desa Cijambu Kecamatan Tanjungsari, serta Desa Cileles dan Desa Cisempur Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang.

KKN diselenggarakan selama 1 bulan terhitung dari tanggal 4 Juli 2022.

Rektor Ma’soem University Dadang Mohamad Ma’soem
mengatakan, pasca pandemi Covid-19, kegiatan praktik kerja kini dapat kembali dilakukan.

“Bahkan, KKN pun kembali bisa dilaksanakan di lokasi selama 30 hari. Tujuan lokasi berdasarkan rekomendasi dari Pemkab Sumedang,” ujarnya.

Itu, sebagai bentuk implementasi nota kesepahaman dengan
Bupati Sumedang.

Rektor menambahkan, melalui praktik kerja, maka mahasiswa diharapkan dapat mengenal dan memahami perkembangan dunia kerja dan dunia usaha nyata yang terus berkembang.

“Kondisi ini, dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk mengaji dan meneliti. Tujuannya, agar mahasiswa bisa eksis dalam memasuki disruption era (masa di mana banyak bermunculan inovasi yang tidak terlihat dan tidak terlalu disadari oleh organisasi atau perusahaan),” ujarnya.

Ada beberapa hal yang harus di perhatikan ketika memasuki dunia kerja.

Yaitu Komunikasi, baik komunikasi teman sejawat, maupun komunikasi dengan pimpinan.

Kedua, taat pada aturan yang ditetapkan pada perusahaan tersebut, dan terakhir Job yang menjadi tanggung jawab.

Peran pembimbing menjadi fasilitator, karena itu komunikasi keluar harus
dilakukan selain ke kampus adalah ke dosen pembimbing juga.

“Alhamdulillah, calon mahasiswa tahun ini jumlahnya ada peningkatan (sementara lebih dari 50%). Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak/ibu dosen dan mahasiswa yang telah berkontribusi dalam menyosialisasikan MU,” ucapnya.

Dengan terus meningkatnya kepercayaan masyarakat, semoga MU menjadi kampus yang berkembang dan dibanggakan.

Dengan mengucapkan “Bismillaahirrahmaanirrahim” sebagai Rektor MU dirinya melepas mahasiswa untuk melaksanakan praktik kerja dan KKN.

“Semoga aktivitas kita senantiasa ada dalam lindungan dan bimbingan Allah SWT,” ujarnya. ***