Masjid Agung Baiturrahman; Luar Agréng Dalam Memprihatinkan

  • Bagikan
Seperti gunung, Masjid Agung Baiturrahman tampak cantik dari jauh. Padahal dalamnya banyak mengalami kerusakan. Karena masjid agung simbol religius islami Kabupaten Tasikmalaya, Aang mendorong pemerintah segera membenahi masjid.

KAPOL.ID–Baiturrahman, Masjid Agung Kabupaten Tasikmalaya, tampak megah dari jauh. Letaknya di bagian depan kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Bojongkoneng Singaparna.

Tamannya luas. Menghabiskan anggaran hingga belasan milyar. Walau hanya rumput sintetis yang tampak terawat. Selain itu, ilalang tumbuh bebas. Pepohonan justru tampak tak terawat.

Begitupun dengan bagian dalam masjid. Beberapa bagian atap ada yang bocor. Tembok retak-retak. Ubin juga ada yang sudah pecah. Beberapa interiornya hitam, dampak dari bekas air hujan yang merembes dari sela-sela atap bocor.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Aang Budiana mengemukakan bahwa kondisi masjid Baiturrahaman sempat menjadi perbincangan jajaran DPRD juga. Karena mereka merasa prihatin.

“Masjid agung ini kan simbol dari religius-islami Kabupaten Tasikmalaya. Namun sayang, kondisinya seperti geulis gunung; dari luar cukup megah dan agréng, tetapi kalau melihat kondisinya dari dalam cukup memprihatinkan,” ujar Aang.

Sejatinya, secara kewenangan, menurut Aang perkara pemeliharaan tempat ibadah adalah ranahnya Komisi IV DPRD. Namun sebagai seorang muslim, ia berkewajiban ikut mendorong pemerintah segera menganggarkan kembali untuk mempercantik dan merenovasi bagian dalam Baiturrahman.

“Kalau salat Jumat kita suka liat-liat ke atas. Itu banyak yang sudah akan rusak kembali. Estetika di bagian dalamnya sudah terlihat tidak indah. Semua anggota DPRD juga merasa terheran-heran,” lanjutnya.

Keheranan DPRD, tambah Aang, muncul karena sebenarnya masjid Baiturrahman sudah mengalami dua kali perbaikan. Bahkan dengan anggaran cukup besar. Ia menduga ada kekurang sempurnaan di dalam mekanisme perbaikan.

“Nanti kami juga akan cari, sebenarnya lembaga pengawas masjid agung ini siapa? Apakah diserahkan kepada DMI langsung, atau justru di DPRD, atau juga di mana? Agar nanti jelas pengawasannya,” Aang menandaskan.

  • Bagikan