KANAL

Merawat Kebhinekaan di HJKB ke-216, Kirab Budaya Pesona Nusantara di Andir Dongkrak Ekonomi UMKM

×

Merawat Kebhinekaan di HJKB ke-216, Kirab Budaya Pesona Nusantara di Andir Dongkrak Ekonomi UMKM

Sebarkan artikel ini

KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Semarak Hari Jadi ke-216 Kota Bandung (HJKB) bergemuruh di Kecamatan Andir. Warga bersama unsur pemerintah kewilayahan tumpah ruah menggelar Kirab Budaya Pesona Nusantara, sebuah ajang merawat kebhinekaan sekaligus memperkuat rajutan persatuan di tengah keragaman.

​Apresiasi tinggi pun datang langsung dari Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Orang nomor satu di Kota Kembang itu menilai, semarak budaya yang ditampilkan warga Andir menjadi cerminan nyata bahwa Bandung adalah rumah yang terbuka bagi siapa pun tanpa terkecuali.

​“Ini sebuah kebanggaan bagi kami di Kota Bandung, kita semua bisa menunjukkan keberagaman yang luar biasa,” ungkap Farhan di sela-sela kegiatan Kirab Budaya Pesona Nusantara di Kecamatan Andir, Sabtu (26/9/2026).

​Menurut Farhan, merawat persatuan, keberagaman, dan nafas Bhinneka Tunggal Ika bukanlah sesuatu yang bisa dibiarkan berjalan begitu saja. Semuanya butuh komitmen, penjagaan, dan diperjuangkan bersama-sama.

​Ia menegaskan, jajaran Pemerintah Kota Bandung bersama DPRD akan terus berjalan seiringan dan bergandengan tangan bersama masyarakat demi menjaga keutuhan serta harmoni kota.

​“Saya bersamaan dengan para anggota DPRD tentu akan bersama-sama dengan warga bergandengan tangan menjaga keutuhan, persatuan, dan keberagaman di Kota Bandung,” tegasnya.

​Sementara itu, Camat Andir, Jon Heri, memaparkan bahwa Kirab Budaya Pesona Nusantara ini sengaja dirancang sebagai bagian dari kemeriahan rangkaian HJKB ke-216. Konsep acara diorientasikan untuk memotret kekayaan budaya dari berbagai penjuru nusantara.

​“Bandung itu penuh dengan keberagaman. Perbedaan bukan sesuatu untuk kita terpecah belah, justru sebaliknya, perbedaan menjadikan potensi kita untuk terus bekerja sama, memperkuat sehingga Bandung menjadi lebih maju,” tutur Jon.

​Tak sekadar parade pakaian adat dari berbagai pulau besar di Indonesia, kemeriahan ini juga diisi dengan gelar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pementasan seni budaya, hingga hiburan live music.

​Jon merinci, terdapat 35 stan meramaikan area kegiatan, di mana hampir 20 stan di antaranya merupakan produk unggulan UMKM lokal warga Kecamatan Andir. Pelibatan sektor UMKM ini, kata dia, menjadi poin vital untuk mendongkrak roda perekonomian kerakyatan.

​“Kita ingin mengangkat perekonomian masyarakat dengan mengikutsertakan UMKM, memberdayakan UMKM yang ada di Kecamatan Andir,” ujarnya.

​Pihaknya berharap, ruh kebersamaan dan semangat keberagaman yang berpijak dari Kirab Budaya Pesona Nusantara tidak luntur usai momentum HJKB usai. Nilai-nilai tersebut harus terus dipelihara sebagai fondasi kuat warga dalam membangun wilayah Andir maupun Kota Bandung secara luas.

​“Harapan kita adalah Bandung semakin maju ke depan dan untuk warga masyarakat Kecamatan Andir, terus pelihara keberagaman sebagai potensi, sebagai dasar kita untuk lebih kuat lagi, lebih bersatu lagi,” pungkasnya. (JM)