KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) + Suasana khidmat dan penuh keberkahan mewarnai gelaran Tabligh Akbar yang disiarkan secara langsung melalui akun Instagram resmi @rumahmakannalarasa pada Minggu (16/8). Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus merayakan Syukuran HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Dalam tausiyahnya yang menyejukkan jiwa, Pendiri dan Mudir ‘Aam Pondok Pesantren Islam Internasional Terpadu Asy-Syifaa Wal Mahmuudiyyah, Abuya Prof. Dr. (H.C.) KH. M. Muhyiddin Abdul Qodir Al-Manafi, M.A., menegaskan pentingnya menyelaraskan nilai-nilai spiritualitas keagamaan dengan rasa nasionalisme yang mendalam. Beliau menyampaikan bahwa kemerdekaan Indonesia merupakan atas berkat rahmat Allah SWT yang wajib disyukuri melalui tindakan nyata dan akhlakul karimah.
“Meneladani perjuangan Rasulullah SAW berarti kita juga harus siap menjaga keutuhan bangsa, merawat persatuan, serta mengisinya dengan karya dan kebaikan bagi sesama,” pesan beliau di hadapan para jamaah dan pemirsa live streaming.
Peringatan Maulid Nabi yang beriringan dengan momen kemerdekaan ini menjadi pengingat bahwa keteladanan Nabi Muhammad SAW adalah pondasi utama dalam membangun karakter bangsa yang unggul, beradab, dan penuh kasih sayang.
Melalui momentum ini, umat diajak untuk memperkuat ukhuwah islamiyah (persaudaraan sesama muslim) dan ukhuwah wathaniyah (persaudaraan sebangsa dan setanah air) demi terwujudnya negeri yang aman, tenteram, serta senantiasa mendapat ampunan dan keridaan Allah SWT.***






